11 Tuntutan Warnai Unjuk Rasa Mahasiswa Tolak Omnibus Law di Tondano

Massa Aksi Geram Omnibus Law. (Foto: DetikManado.com/Richard Fangohoi)
Korlap Geram Omnibus Law, Stefanus Goni ketika menyerahkan 11 tuntutan kepada Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab Minahasa, Dr Denny Mangala MSi yang ditemani Kapolres Minahasa, AKBP Denny Situmorang SIK. (Foto: DetikManado.com/Richard Fangohoi)

Kemudian terkait permasalahan lahan di Minahasa, Geram Omnibus Law meminta agar hak tanah petani di Kelelondey, Langoan terpenuhi. Mereka juga menyerukan pemboikotan Pabrik Aice.

Di ranah kesehatan, mereka agar pemerintah menggratiskan biaya rapid test selama pandemi Covid-19 dan membubarkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Bacaan Lainnya

Sementara itu, mereka ikut bersolidaritas terhadap 4 mahasiswa yang mengalami Drop Out (DO) di Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Maluku Utara. Mereka meminta agar Rektorat Unkhair mencabut SK DO 4 mahasiswa tersebut dan menghentikan pembungkaman terhadap kebebasan berekspresi mahasiswa.

Untuk diketahui, setelah menyampaikan orasi di Kantor Bupati Minahasa, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dr Denny Mangala MSi menemui dan menjawab sejumlah poin tuntutan massa aksi. (rf)

Komentar Facebook

Pos terkait