Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang Lolayan Pertanyakan Kewajiban CSR PT BDL

uluhan warga lingkar tambang saat aksi di jalan menuju PT BDL. (foto: Sulawesion.com)

PT. Bulawan Daya Lestari dituding selama ini tidak pernah melakukan sosialisasi terhadap masyarakat lingkar tambang atas keberadaannya maupun aktivitasnya selama ini sehingga status keberadaanya tidak jelas dan kurang memperoleh respon baik dari masyarakat.

Menurut mereka, adanya perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi sampai dengan 2029, masyarakat tidak diberitahu dan tidak ada feedback kepada masyarakat secara jelas atas kontribusi PT. Bulawan Daya Lestari yang sudah lebih dari 10 tahun beroperasi.

“Kami meminta kepada pihak terkait untuk meninjau kembali kelayakan penerbitan IPPKH dan sekaligus membekukan IUP di wilayah PT. BDL,” teriak orator.
Sementara itu, Ronal Saweho selaku HRD dan Kehumasan PT BDL new menanggapi, aksi tersebut.

Menurutnya, berkaitan dengan enam poin tuntutan aksi damai tersebut,, berdasarkan penjelasan pihak manajemen PT BDL lama, CSR langsung saja menanyakan kepada kepala desa yang sebelum-belumnya.

Komentar Facebook