Bincang-Bincang Manajemen Sulut United dengan Awak Media

  • Whatsapp
Bincang-bincang membahas hasil yang diperoleh Bogor FC Sulut United musim ini.

Manado, DetikManado.com – Langkah Bogor FC Sulut United perlu diancungi jempol. Pasalnya Liga 2 Indonesia tahun 2019 belum berakhir, tetapi manajemen sudah melakukan langkah-langkah konkrit.

Salah satunya dengan melakukan evaluasi bersama dengan awak media serta Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulut dan Asosiasi Kota (Askot) PSSI Manado terkait dengan hasil yang diperoleh musim ini. Selain itu juga untuk perencanaan musim berikutnya. Evaluasi dalam bentuk diskusi ini digelar  di rumah Kopi Billy Megamas Manado, Jumat (25/10/2019).

Muat Lebih

Dalam diskusi itu Manajemen Sulut United mempresentasikan hasil yang diperoleh selama berlaga musim kompetisi tahun 2019 ini. Baik dari pemain hingga prestasi klub yang sukses bertahan di Liga 2 Indonesia. Sekretaris Sulut United M Ridho mengatakan hal itu adalah bukti nyata dari keseriusan manajemen untuk membangun tim menjadi lebih kuat, sehingga bisa bersaing dengan klub lainnya di musim berikutnya. “Senang bisa berkumpul dan bertemu dalam forum tadi, banyak masukan yang bisa dijadikan pedoman buat kami agar sulut united menjadi lebih baik,” ujarnya.

Dirinya juga mengapresiasi masukan-masukan bahkan motivasi dari awak media serta pengurus Asprov PSSI Sulut yang betul-betul menginginkan klub ini menjadi besar dan profesional layaknya klub Liga 1. Sehingga dapat memuaskan hasrat insan sepak bola Sulut yang rindu akan tim kesayangannya berlaga kasta tertinggi sepakbola Indonesia. “Saya tidak menyangka ternyata banyak dukungan dari teman-teman di forum tadi, mungkin dengan cara yang berbeda tapi muaranya tetap untuk Sulut United lebih baik lagi dan berprestasi,” ungkapnya.

Dirinya juga mengatakan pihaknya sudah mengambil gebrakan-gebrakan hebat seperti pembentukan manajemen yang solid, marketing, renovasi stadion, berburu pemain yang nantinya akan memperkuat tim, seleksi pemain lokal. Bahkan akan melakukan sosialisasi ke daerah-daerah untuk memperkenalkan Sulut United. “Mungkin diskusi-diskusi tadi harus sering dengan intensitas yang tidak tinggi agar bisa saling tukar pikiran. Seperti founding father Indonesia bung Karno yang dulu sering diskusi untuk membentuk karakter Indonesia,” pungkasnya. (ml)

Komentar Facebook
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *