Demo Suporter, Ini Penjelasan Manajemen Sulut United Soal Harga Tiket

  • Whatsapp
Dalam aksinya para suporter berkumpul di depan Stadion Klabat sambil menyanyikan yel-yel mereka.

Manado,DetikManado.com -Ratusan suporter Bogor FC Sulut United yang lakukan aksi walk out saat memasuki babak kedua pertandingan Bogor FC Sulut United melawan Persik Kediri di Stadion Klabat Manado, Kamis (08/08/2019).

Aksi ini dilakukan buntut dari harga tiket yang dikeluhkan suporter yang dinilai terlalu mahal. Dalam aksinya para suporter berkumpul di depan Stadion Klabat sambil menyanyikan yel-yel mereka, dan diterima oleh perwakilan Panpel Vian Rondonuwu. “Untuk tiket promo beli 1 gratis 1 kami akan berikan sampai selesai musim liga 2, dan kenapa tiket mahal karena klub ini masih baru,” ujar Vian.

Muat Lebih

Lanjutnya, masyarakat harus bersyukur karena ada konsorsium yang mau datangkan klub di Sulut. “Kenapa harus beli 1 gratis 1, agar semakin banyak orang datang menonton dengan cara mengajak temannya,” jelasnya.

Sekretaris tim Bogor FC Sulut United Muhammad Ridho (kanan) mengatakan untuk saat ini pihaknya belum bisa menurunkan harga tiket.

Sementara itu Sekretaris tim Bogor FC Sulut United Muhammad Ridho mengatakan untuk saat ini pihaknya belum bisa menurunkan harga tiket. Karena memang dilihat dari biaya menghidupi klub,seperti biaya away dan juga biaya untuk Panpel itu besar sekali. “Untuk harga tiket memang sudah dihitung dari awal, tidak semena -mena kita naikkan. Jadi yang dibilang mahal itu yang mana? Saya sedikit bingung, padahal kami butuh pemain kedua belas, tapi suporter malah unjuk rasa,” sesal Ridho.

Menurutnya, lebih baik suporter mendatangi manajemen dan mendiskusikan ketimbang unjuk rasa. “Saya lebih suka duduk bercerita dengan suasana kekeluargaan ketimbang harus seperti itu, dan mereka juga kan sudah kenal dengan saya,” katanya.

Dirinya juga mengatakan untuk tiket beli 1 satu dapat 1 nanti akan dibicarakan kembali karena manajemen akan memberikan program yang memudahkan penonton. “Sekarang kami lihat jumlah penonton berkurang apakah ini cukup untuk membiayai klub? Kalau klub ini bangkrut bagaimana? Karena tim ini mulai dari nol. Kita butuh menghidupi klub ini lebih baik lagi. Kalau masyarakat ingin klub ini di liga 1,kita harus punya dana besar, pemain yang bagus dengan gaji yang besar,” pungkasnya.(ml)

Komentar Facebook
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *