Ditjen GTK Buka Beasiswa Non Gelar bagi Guru dan Dosen PPG

Ilustrasi guru sedang mengajar. (Foto: pexels.com)

Jakarta, DetikManado.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), kembali membuka Program Beasiswa Nongelar Micro Credential melalui Dana Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahun 2023.
Sebagaimana dilansir DetikManado.com dari kemdikbud.go.id, program beasiswa dari Ditjen GTK Kemendikbud ini terbuka bagi guru di semua jenjang mulai PAUD/TK, SD, SMP, SMA, SMK Non-Kejuruan, SLB hingga dosen Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Nunuk Suryani mengatakan, program ini adalah salah satu peluang yang bisa dimanfaatkan oleh para guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, dan dosen PPG dari seluruh Indonesia untuk meningkatkan kompetensi profesi masing-masing.
“Kampus-kampus yang akan menjadi tempat belajar bagi para guru dan tenaga kependidikan merupakan institusi pendidikan di luar negeri yang tidak diragukan lagi kualitasnya,” ujarnya, pekan lalu.
Nunuk menambahkan, dengan mengikuti program beasiswa non gelar ini, para guru dan tenaga kependidikan akan mendapatkan materi yang diberikan oleh pakar di bidangnya masing-masing dengan standar internasional. Dengan begitu, para peserta akan mendapatkan pengalaman belajar mengajar yang dapat dikembangkan dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah atau instansinya masing-masing.
Direktur Guru PAUD dan Pendidikan Masyarakat, Santi Ambarrukmi, selaku penanggung jawab Program Beasiswa LPDP Guru dan Tenaga Kependidikan, dalam laporannya mengungkapkan bahwa beasiswa non gelar micro credential akan dibuka pendaftarannya dalam waktu dekat.
Santi mengatakan, pada tahun 2023 Ditjen GTK akan memberikan kesempatan yang jauh lebih besar dari tahun lalu kepada kepada semua guru dan tenaga kependidikan dari berbagai lintas jenjang. Ditjen GTK akan membuka sekitar 15 bidang studi dengan sasaran total peserta sebanyak 425 orang.
Santi mengingatkan, pendaftaran beasiswa akan segera dibuka dan selanjutnya akan dilakukan seleksi dan penetapan peserta. Adapun pelaksanaan program akan dimulai sekitar bulan Juni—November 2023.
“Bapak ibu sahabat GTK diharapkan agar selalu mengikuti informasi yang akan disampaikan,” ujarnya. (Yoseph Ikanubun)

Komentar Facebook