Goenawan Mohamad Terima Penghargaan Japan Foundation

Goenawan Mohamad ketika memberikan sambutannya pada penganugerahan Japan Foundation pada Rabu (19/10/2022) waktu setempat di Hotel Grand Prince Takanawa, Tokyo, Jepang. (Foto: Istimewa for DetikManado.com)

Tokyo, DetikManado.com – Penyair, esais dan pelukis Goenawan Mohamad, menerima penghargaan dari Japan Foundation dalam perayaan hari jadi yayasan itu yang ke-50, Rabu (19/10/2022) waktu setempat di Hotel Grand Prince Takanawa, Tokyo, Jepang.

Bersama GM, sapaan akrab Goenawan, penerima penghargaan lainnya adalah Robert Lepage. Dia adalah aktor, penulis naskah drama sekaligus sutradara teater dan film asal Kanada. Juga, Asosiasi Korea-Jepang, sebuah lembaga asal Korea Selatan yang mempromosikan persahabatan kedua negara.

Dalam sambutannya, Menteri Luar Negeri Jepang Yoshimasa Hayashi menyatakan Goenawan memiliki peran penting dalam mengembangkan pemikiran, yang mempererat hubungan Jepang dan Indonesia. Goenawan secara aktif mempertahankan kekebasan ekspresi dan memperjuangkan kebebasan pers. “Goenawan beberapa kali datang ke Jepang untuk mendiskusikan kebebasan ekspresi,” Hayashi.

Panitia penghargaan tersebut menilai Goenawan merupakan “salah satu raksasa intelektual Asia pada generasinya”. Ketiga penerima anugerah Japan Foundation Award 2022 dipilih dari 74 aplikasi yang dinominasikan oleh ahli dan masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Goenawan yang juga salah satu pendiri majalah Tempo itu menyatakan terima kasih atas penghargaan itu. Didera pandemi dan perang di Ukraina, katanya, masa depan menawarkan janji dan kecemasan. “Masa depan bukan semata masa depan tapi merupakan pengulangan atas katestropi yang pernah ada,” kata Goenawan.

Acara penganugerahan ini dihadiri oleh Pangeran Jepang Akishino dan istri. Turut hadir dalam resepsi keluarga dan sahabat Goenawan, diantaranya Widarti Goenawan, istri sekaligus pendiri Majalah Femina, CEO Tempo Media Arif Zulkifli, Indonesianis Lance Castle dan mantan koresponden Majalah Tempo di Jepang, Saichi Okawa.

Diketahui, pemberian penghargaan ini telah dilakukan Japan Foundation sejak 1973 silam. Penghargaan diberikan setiap tahun kepada individu dan organisasi. Para pemenang dipilih karena dianggap telah memberikan kontribusi signifikan untuk mempromosikan saling pengertian dan persahabatan internasional antara Jepang dan negara-negara lain melalui kegiatan akademik, seni, dan budaya.

Selain itu, sutradara Jepang, Akira Kurosawajg, pada 1982 pernah menerima anugerah ini. Demikian pula dengan novelis Haruki Murakami tahun 2012. Dari Indonesia penerima lain award ini adalah pemikir kebudayaan Sutan Takdir Alisyahbana pada 1992. (Yoseph Ikanubun)

Komentar Facebook