110 dibaca

Ini Kata Menteri LHK Soal Kebakaran Hutan

  • Whatsapp
Mentri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar angkat bicara terkait penanganan kebakaran hutan.

Manado,DetikManado.com- Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk mengatasi kebakaran hutan yang semakin meluas di daerah Riau. Baik dari segi penyiraman menggunakan heli water booming, bola air serta penyiraman secara manual yang dilakukan TNI dan POLRI serta relawan lainnya. Terkait hal ini Mentri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar angkat bicara.

“Hari ini meninjau lapangan mulai dari Pelalawan Pekanbaru ke arah selatan dan timur dan cukup parah, sudah mulai masuk ke bagian tengah,” beber Siti Nurbaya, Selasa (13/08/2019).

Muat Lebih

Lanjutnya, kementerian sudah mempelajari Taman Nasional Tesso Nilo Riau, sejak 2016 dan sudah ada solusi yang disiapkan. Ada 8000 lebih KK yang harus ditata, zona maupun blok sudah didalami dan bersama Gubernur disiapkan penyelesaiannya.”Aspek utamanya adalah penegakan hukum dan sudah punya petanya untuk siapa pemilik tanah 3 hektar, 3000 hektar,” katanya.

Dia juga mengatakan, Kapolri sudah mempertegas tentang langkah-langkah penegakan hukum dan konseptualisasinya sudah ada, akan diselesaikan oleh aparat dan aktivis lapangan yang memahami wilayah. Saat ini menunggu dukungan administratif yang sempat terhambat Peraturan Daerah. “Hasil penelusuran Tesso Nilo ke arah timur yaitu, sebenarnya kebakaran tidak besar namun apinya merata sehingga asap menjadi banyak di mana seluruhnya merupakan kebun sawit,” jelasnya.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengungkapkan bahwa ini adalah 99% karena ulah manusia. Jadi yang harus dilakukan adalah bagaimana caranya merubah perilakunya manusia itu sendiri. “Kawan-kawan wartawan sudah lihat sendiri dengan mata, sudah sekian jam apinya disiram tidak bisa padam. Artinya apa, kalau sudah kebakaran sangat sulit, biaya banyak, tenaga banyak yang dikeluarkan, energi kita terkuras,” tuturnya.

Monardo juga menambahkan, tahun ini El Ninonya relatif panjang lebih kering dibandingkan tahun yang lalu. “Untuk tingkat kesulitannya hampir sama, tetapi sinergitas sekarang menurut beberapa gubernur sudah semakin baik karena ada upaya pencegahan dari awal,”pungkas Monardo.(ml)

Komentar Facebook
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *