Kritisi Real Count KPU, Calon Anggota DPD RI Bakal Demo di Kantor KPU Sulut

Abid Takalamingan (kiri), calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI 2024 Dapil Sulut mendesak KPU untuk menghentikan real count. (Foto: Yoseph Ikanubun/DetikManado.com)

Dia memaparkan, mengacu PKPU Nomor 11 Tahun 2018 tentang Penyusunan Daftar Pemilih di Dalam Negeri Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum, beber Takalamingan, penetapan jumlah pemilih di TPS untuk pemilu tahun 2024 tidak lebih dari 300 orang. Dalam satu jam timnya sudah menemukan sekitar 20 kasus dan itu mirip-mirip.

“Ada TPS yang jumlah pemilihnya itu sampai 3.000 orang. Di C1 misalnya TPS 1 Nuangan saya sebutkan supaya tidak jadi fitnah, itu jumlah saya 121 kemudian nomor urut yang lain dia 33 dan kemudian ada yang mendapatkan 3. Tapi setelah direkap oleh informasi KPU tersebut saya dinaikan jumlahnya, tidak 121 tapi saya ini menjadi 425,” beber Takalamingan.

Bacaan Lainnya

“Nah lucunya lagi yang 33 itu dinaikan menjadi 833, yang hanya mendapat suara 3 itu dinaikan menjadi 803 suara. Kalau kita akumulasi jumlahnya itu bisa mencapai 2000-an suara di satu TPS,” sambungnya.

Abid mengatakan, anggaran KPU yang digelontorkan melalui APBN seharusnya memberikan informasi yang benar kepada publik, bukan sebaliknya.

Komentar Facebook

Pos terkait