Marak Kasus Investasi Bodong,IPOT Gelar Roadshow Edukasi Investasi

Kepala Kantor Perwakilan BEI Sumatera Utara, Muhammad Pintor Nasution, Investment Specialist PT Sucorinvest Asset Management, Toufan Yamin, Komika Yudha Ramadhan yang dikenal luas sebagai Yudha Keling dan moderator IPOTFund Team, Masayu Bella.

Brand Manager IPOTFund dari PT Indo Premier Sekuritas, Octaviantika Benazir Kumala menuturkan, rendahnya literasi menyebabkan penipuan dan investasi bodong masih tetap eksis.

Roadshow edukasi investasi perdana kali ini menyasar masyarakat di wilayah Sumatera yang mencakup Medan, Aceh, Batam, Pekanbaru, Palembang, Lampung, Pangkal Pinang, Jambi, Bengkulu dan Padang. Kedepannya, roadshow kolaborasi IPOT dengan Sucor AM ini akan merambah provinsi lain di Indonesia.

Roadshow daring ini secara khusus bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi sehingga kuantitas dan kualitas investor dan calon investor ikut terdongkrak,” tegasnya.

Kepala Kantor Perwakilan BEI Sumatera Utara, Muhammad Pintor Nasution dalam paparannya menyebutkan ada 8 kesalahan umum yang dilakukan investor pemula dan tetap saja marak hingga 2022 ini, yakni investasi dengan dana utang, memborong habis di awal, Fear of Missing Out (FoMO),

“Menelan rekomendasi mentah-mentah, panik atau kalap terhadap fluktuasi, tidak punya trading atau investing plan, tidak mau upgrade diri dan tidak melakukan diversifikasi,” terangnya.

Selanjutnya, ia pun menekankan pentingnya cerdas investasi, khususnya bagi generasi milenial dan Gen-Z, dengan prinsip 3P yaitu Paham, Punya dan Pantau.

Paham pertama yaitu Investor pemula perlu memastikan mulai dari uang yang memang dialokasikan untuk investasi, memahami dan menetapkan tujuannya, memahami profil risiko diri sendiri, memahami profil risiko dan return setiap produk investasi,

“Ingat prinsip ‘don’t put your eggs in one basket’, memahami bisnis dan keuangan yang berkaitan dengan produk investasi dan berbagai alat bantu yang disediakan untuk memudahkan pemahaman,” kata Nasution.

Kedua, Punya yaitu Investor pemula perlu memastikan perusahaan tempat membeli produk investasi layak dipercaya, mengenali SID dan fungsi AKSES, membuka rekening dan miliki produk investasi yang diinginkan, memastikan transfer ke rekening yang tepat, mempunyai akses penuh untuk top-up dan penarikan serta rahasiakan username dan password dan terakhir don’t put your eggs in one basket.

Komentar Facebook