71 dibaca

Panglima TNI, Kapolri dan Menteri LHK Sikapi Kebakaran Hutan

  • Whatsapp
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavianbersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr Ir Siti Nurbaya Bakar menggelar jumpa pers di Riau.

Manado,DetikManado.com – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavianbersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr Ir Siti Nurbaya Bakar lakukan jumpa pers di Riau, terkait kebakaran hutan yang menimpa beberapa di pulau Kalimantan dan Sumatra, Senin (12/08/2019) malam pukul 18.48 WIB.

Tjahjanto mengatakan Kapolri dan dirinya beserta Kepala BNPB menerima paparan dari Gubernur Riau dan kepala BMKG Wilayah Riau terkait situasi titik api termasuk upaya pemadaman. “Memang setelah kami mendapat informasi dari kepala BMKG wilayah provinsi Riau bahwa kemungkinan curah hujan itu akan kita bisa kelola untuk pembuatan TMC (Teknologi Modifikasi Cuaca) itu pada awal Oktober,” beber Tjahjanto.

Muat Lebih

Lanjut Panglima, artinya mulai bulan ini sampai dengan akhir Oktober memang mengalami satu kekeringan sehingga upaya kita adalah melaksanakan water bombing. “Water bombing pun kita melihat mulai dari tempat air sampai dengan terjadinya kebakaran itu cukup jauh, sehingga kita juga ada upaya-upaya untuk bisa memadamkan itu dengan berbagai cara,” ujarnya.

Cara tersebut di antaranya adalah dengan mengarahkan pesawat Hercules untuk melaksanakan pengeboman dengan menggunakan bola air. “Dan upaya itu akan kita laksanakan dalam kurun waktu sampai dengan bulan Oktober ini,” katanya.

Untuk titik-titik api juga, lanjutnya, bisa diselesaikan dengan mitigasi mitigasi serta peninjauan selama kurang lebih 2 jam.”Kami mendukung Kepolisian Republik Indonesia untuk yang pertama, menegakkan hukum yang kedua adalah dalam rangka kita membantu pemerintah daerah untuk memadamkan api,” jelasnya.

Siti Nurbaya menjelaskan sudah ada 8 kasus yang diproses. “Pak Kapolri juga sudah menegaskan dan juga Panglima bilang kalau yang langsung di lapangan itu ada otoritas-otoritas yang memang bisa dilakukan termasuk juga Gakkum juga bisa jadi bisa bersama-sama,” jelasnya.(ml)

Komentar Facebook
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *