Penjelasan Bea Cukai Terkait Penahanan Owner Klub Malam di Manado

Kabid Fasilitasi dan Humas Imam Sarjono.

Manado,DetikManado.com-Dirjen Bea dan Cukai Kantor Wilayah Sulawesi Bagian Utara (Sulbagtra) menahan 2 orang tersangka yang berinisial AL dan MD yang merupakan pemilik dan manager Altitude dengan dugaan penjualan minuman keras Ilegal.

Kepala Kantor Dirjen Bea dan Cukai Sulbagtra melalui Kabid Fasilitasi dan Humas Imam Sarjono mengatakan pihaknya telah menahan dua orang tersebut karena sudah memiliki bukti yang kuat. “Mereka menjual dan menyediakan Minuman Mengandung Etil Alkohol atau MMEA ilegal dengan pita cukai palsu, dan tanpa pita cukai,” ujar Sarjono, Sabtu (14/09/2019).

Sarjono juga menjelaskan untuk barang bukti yang berupa sitaan botol minuman keras tersebut sudah diamankan oleh penyidik bea cukai. Ada 1.943 botol golongan B dan C, dengan rincian 1.639 botol itu dilengkapi dengan pita cukai palsu, 302 botol pita cukai asli, yang 2 botol tidak ada pita cukai. ”Barang bukti masih disimpan di sini karena berkas belum dilimpahkan ke Kejaksaan,” jelasnya.

Dia juga mengatakan saat ini keduanya sudah ditetapkan dengan status tersangka. Kasus ini terjadi di akhir tahun 2018, agak lama diproses karena dikembangkan terus. “Waktu itu sudah ditetapkan tersangka tetapi dari penyidik bea cukai tidak menahan tetapi dipantau terus dan tersangka juga sangat kooperatif. Setelah dirasa cukup akhirnya ditahan oleh penyidik Bea Cukai,” pungkasnya.(ml)

Komentar Facebook