Penjelasan BPJS Kesehatan Manado Terkait Pembuatan SIM dan STNK Masuk Program JKN

Kepala BPJS Kesehatan Manado dr Meryta Oktaviane Rondonuwu ( Foto ; Dokumentasi Pribadi/Mikhael Labaro)

Manado,DetikManado.com –  Instruksi Presiden (Inpres) nomor 1 tahun 2022 yakni optimalisasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) jadi syarat pembuatan SIM,STNK dan SKCK.

Terkait hal ini, Kepala BPJS Kesehatan Manado dr Meryta Oktaviane Rondonuwu menuturkan Inpres tersebut mengamanatkan ke 30 lembaga dan kementrian, salah satunya ke Polri.

“Yang didalamnya termuat penyempurnaan regulasi untuk memastikan pemohon STNK,SIM dan SKCK adalah pesert aktif dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),” ujar Rondonuwu,Kamis (07/04/2022).

Lanjut dia,tentunya ketika ada intruksi seperti ini perlu ada penyesuaian-penyesuaian sehingga saat ini, pihaknya sudah berkoordinasi mulai dari tingkat pusat hingga daerah, dalam hal ini di Provinsi Sulut melalui Kapolda dan Direktorat Lalu Lintas Polda Sulut.

Menurutnya, BPJS Kesehatan Manado telah mengetahui akan hal ini sehingga hal tersebut telah disosialisasikan tetapi untuk mekanismenya,pihaknya menunggu perubahan perarturan Kapolri.

“Tentunya sebelum itu dijalankan kami juga mensosialisasikan ke masyarakat bahwa ada ketentuan-ketentuan seperti ini,”terangnya.

Rondonuwu juga mengatakan,untuk sosialisasi yang dilakukan masih lewat pemeberitaam media dan dia juga mengakui pihak kepolisian yang lebih aktif karena memang regulasinya diturunkan ke masing-masing kementrian dan lembaga.

Komentar Facebook