Penjelasan KPU Sulut Terkait Polemik Pemindahan 500 Kotak Suara ke Graha Gubernuran

Kenly Poluan didampingi 3 anggota KPU Sulut Lanny Ointu, Salman Sahelangi, dan Awaludin Umbola serta Ketua KPU Kota Manado Ferley B Kaparang, dan PPK Kecamatan Wenang, pada Jumat (15/2/2024) malam. (Foto: Yoseph Ikanubun/DetikManado.com)

“Kantor Camat Wenang memang tidak memadai untuk menampung 500 kotak suara Kecamatan Wenang, serta pelaksanaan rekapitulasi. Beberapa tempat sudah dicari namun tidak ada yang representative,” ujarnya.

Sehingga, PPK Kecamatan Wenang menggunakan Graha Gubernuran setelah sebelumnya melayangkan surat peminjaman tempat ke Pemerintah Provinsi Sulut sejak bulan September 2023.

Bacaan Lainnya

Hanya saja, mempertimbangkan situasi di masyarakat pascapostingan viral di media sosial, mereka mengambil langkah antisipatif dengan memindahkan lokasi penempatan kotak suara dan rekapitulasi.

“Akhirnya kami memutuskan untuk menggeser kotak suara Kecamatan Wenang ke kantor KPU Sulut,” ujarnya.

Hal yang sama juga dilakukan di Kecamatan Wanea. Di mana sebagaimana rencana awal penempatan kotak surat suara dan proses rekapitulasi akan dilaksanakan di kantor Dinas Pariwisata Provinsi Sulut, namun karena melihat situasi dan kondisi di lapangan akhirnya dipindahkan ke Kantor Camat Wanea.

Komentar Facebook

Pos terkait