Harapan bagi Masa Depan, Wanita Katolik RI Karombasan Layani 184 Murid

Bakti sosial pemeriksaan kesehatan mata dan pemberian kacamata bagi para pelajar SD Katolik 17 St. Tarsisius Karombasan, Manado, Kamis (16/10/2026).

Manado, DetikManado.com – Kepedulian yang tulus sering kali hadir melalui tindakan sederhana, tetapi membawa arti besar bagi masa depan. Berangkat dari semangat itulah, Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Hati Kudus Yesus Karombasan menggelar bakti sosial pemeriksaan kesehatan mata dan pemberian kacamata bagi para pelajar SD Katolik 17 St. Tarsisius Karombasan, Manado, Kamis (16/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-54 WKRI Cabang Hati Kudus Yesus Karombasan sekaligus menjadi langkah nyata dalam menyongsong usia ke-55 organisasi tersebut. Lebih dari sekadar perayaan hari jadi, kegiatan ini menegaskan komitmen WKRI untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama anak-anak yang membutuhkan perhatian dan pelayanan kesehatan.

Bacaan Lainnya

Ketua WKRI Cabang Hati Kudus Yesus Karombasan, Dokter Maria Diana Oratmangun, menegaskan bahwa perayaan ulang tahun organisasi harus menjadi momentum untuk memperluas kepedulian dan memperkuat pelayanan kepada sesama.

“Sebagai organisasi kemasyarakatan, ulang tahun organisasi bukan hanya tentang perayaan, tetapi tentang bagaimana kehadiran organisasi ini bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami peduli dan ingin ikut memastikan bahwa anak-anak dapat melihat dengan lebih baik, belajar dengan lebih nyaman, dan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk meraih cita-cita mereka,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tidak boleh ada anak yang kehilangan kesempatan untuk belajar secara optimal hanya karena gangguan penglihatan yang sebenarnya dapat ditangani.

“Kita tidak ingin ada anak yang kehilangan kesempatan belajar dengan baik hanya karena masalah penglihatan yang sebenarnya bisa dibantu,” tegas Dokter Maria Diana.

184 Murid dan Guru Jalani Pemeriksaan Mata

Dalam kegiatan tersebut, pemeriksaan kesehatan mata dilakukan terhadap 184 orang, yang terdiri atas murid, guru SD Katolik 17 St. Tarsisius Karombasan, serta panitia yang merupakan Sahabat-Sahabat Hati WKRI Cabang Hati Kudus Yesus Karombasan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 32 anak mengalami gangguan tajam penglihatan dan memerlukan kacamata. Temuan ini menjadi pengingat bahwa persoalan penglihatan pada anak perlu mendapat perhatian sejak dini, karena kemampuan melihat dengan baik sangat berkaitan dengan kenyamanan belajar, partisipasi di kelas, dan perkembangan potensi mereka.

Bagi seorang anak, tulisan di papan tulis yang tampak kabur bukan sekadar persoalan mata. Kondisi tersebut dapat menjadi hambatan dalam mengikuti pelajaran, memahami materi, dan membangun kepercayaan diri. Karena itu, pemeriksaan dini dan akses terhadap alat bantu penglihatan yang sesuai merupakan bagian penting dari upaya mendukung pendidikan anak.

Selain pemeriksaan, seluruh peserta yang diperiksa juga menerima obat tetes mata yang berfungsi sebagai penyejuk dan vitamin mata, sesuai dengan pelayanan yang diberikan dalam kegiatan tersebut.

Melalui pelayanan ini, WKRI Karombasan berharap anak-anak yang membutuhkan bantuan penglihatan dapat memperoleh perhatian dan tindak lanjut yang tepat, sehingga mereka dapat menjalani kegiatan belajar dengan lebih nyaman dan percaya diri.

Kolaborasi Mengubah Kepedulian Menjadi Tindakan Nyata

Terlaksananya bakti sosial ini tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama berbagai mitra yang memiliki kepedulian terhadap kesehatan mata dan kesejahteraan masyarakat.

Mitra yang terlibat dalam kegiatan ini meliputi:

1. Rumah Sakit Mata Provinsi Sulawesi Utara, di bawah kepemimpinan Direktur dr. Meilany Muaja.

2. Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Cabang Sulawesi Utara, dengan Ketua dr. Lely David Richard, Sp.M.

3. Ikatan Profesi Optometris Indonesia (IROPIN) Pengurus Daerah Sulawesi Utara, dengan Ketua Mochamad Sahroni, Amd.Ro.

4. Gabungan Pengusaha Optik Indonesia (GAPOPIN) Sulawesi Utara, dengan Ketua Glady Turangan, A.Md.RO, ST, dari Murni Optik.

5. PT Cendo Pharmaceutical dan PT Simex, yang turut mendukung kegiatan tersebut.

Keterlibatan para tenaga kesehatan, organisasi profesi, pelaku usaha optik, dan mitra pendukung memperlihatkan bahwa pelayanan sosial akan semakin berdampak ketika berbagai pihak bersedia menyatukan kemampuan, sumber daya, dan kepedulian.

Dalam semangat kerja sama tersebut, WKRI Karombasan menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, mulai dari pelayanan pemeriksaan kesehatan mata hingga dukungan bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.

 

Ucapan Terima Kasih kepada Mitra, Kepala Sekolah, dan Para Guru

Ketua WKRI Cabang Hati Kudus Yesus Karombasan, Dokter Maria Diana Oratmangun, juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan mitra kerja yang telah memberikan dukungan dan mengambil bagian dalam kegiatan bakti sosial ini.

“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pimpinan mitra kerja, para tenaga kesehatan, organisasi profesi, serta semua pihak yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan ini. Kolaborasi dan kepedulian Bapak-Ibu sekalian menjadi bukti bahwa ketika kita bekerja bersama, kita dapat menghadirkan manfaat nyata bagi anak-anak dan masyarakat,” ujarnya.

Ucapan terima kasih secara khusus juga disampaikan kepada kepala sekolah dan para guru SD Katolik 17 St. Tarsisius Karombasan yang telah menyambut baik kegiatan tersebut, membantu kelancaran pelaksanaannya, serta memberikan ruang bagi pelayanan kesehatan mata bagi para murid.

“Terima kasih kepada kepala sekolah dan seluruh guru SD Katolik 17 St. Tarsisius Karombasan atas kerja sama, dukungan, dan keterbukaan yang diberikan. Kami percaya bahwa perhatian terhadap kesehatan anak merupakan bagian penting dari upaya bersama untuk mendukung pendidikan dan masa depan mereka,” tambahnya.

Apresiasi tersebut menjadi penegasan bahwa perhatian terhadap anak-anak bukanlah tanggung jawab satu pihak saja. Sekolah, keluarga, organisasi kemasyarakatan, tenaga kesehatan, dan dunia usaha memiliki peran yang saling melengkapi dalam membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda.

 

Masker Kesehatan untuk Melindungi Anak-Anak

Selain pelayanan kesehatan mata, kegiatan bakti sosial ini juga diisi dengan pembagian masker kesehatan kepada anak-anak. Langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap upaya pencegahan gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di tengah kondisi kualitas udara yang kurang sehat saat ini.

Pembagian masker diharapkan dapat meningkatkan kesadaran anak-anak akan pentingnya menjaga kesehatan dan mengurangi paparan polutan. Meski demikian, masker bukan satu-satunya langkah perlindungan. Mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk dan mengikuti anjuran kesehatan juga tetap diperlukan.

Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kesehatan penglihatan, tetapi juga mencerminkan perhatian yang lebih luas terhadap kesehatan dan keselamatan anak-anak.

Merayakan HUT dengan Pelayanan dan Kasih

Bagi WKRI Cabang Hati Kudus Yesus Karombasan, perjalanan menuju usia ke-55 bukan sekadar penanda bertambahnya usia organisasi. Momentum ini menjadi kesempatan untuk memperbarui semangat pengabdian, memperkuat solidaritas, dan menghadirkan kasih melalui pelayanan yang menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.

Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan iman Katolik yang mengajak setiap orang untuk tidak berhenti pada kata-kata, tetapi mewujudkan kasih melalui tindakan konkret, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan pendampingan.

Pemeriksaan mata terhadap 184 orang, temuan 32 anak yang memerlukan kacamata, pemberian obat tetes mata, serta pembagian masker kesehatan menjadi bagian dari upaya sederhana yang diharapkan membawa dampak berarti.

Pada akhirnya, kepedulian tidak selalu harus dimulai dengan sesuatu yang besar. Terkadang, kepedulian dimulai dari kesediaan untuk melihat kebutuhan orang lain, mendengarkan, lalu mengambil langkah nyata untuk membantu.

Melalui bakti sosial ini, WKRI Cabang Hati Kudus Yesus Karombasan berharap anak-anak tidak hanya dapat melihat dunia dengan lebih jelas, tetapi juga belajar dengan lebih nyaman, tumbuh dengan lebih percaya diri, dan melangkah menuju masa depan dengan harapan yang lebih besar.

Sebab, ketika penglihatan seorang anak dibantu untuk menjadi lebih baik, yang diperjuangkan bukan hanya kejernihan pandangan, melainkan juga kesempatan untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-cita.Dari kepedulian lahir pelayanan. Dari pelayanan tumbuh harapan. Dan dari harapan, masa depan anak-anak dapat menjadi lebih cerah. (yos)


Pos terkait