Hari Keempat, Progres Pengecoran Jalan TMMD Kodim 0714/Salatiga Kian Dikebut

Semarang, DetikManado.com – Memasuki hari keempat, proyek pengecoran jalan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Dusun Krajan, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Di bawah terik matahari, deru mesin molen berpadu dengan semangat gotong royong yang tak pernah surut.

Personil TNI bersama warga setempat tampak saling bahu-membahu sejak pagi hari, memastikan setiap bidang beton dikerjakan dengan ketelitian tinggi agar menghasilkan jalan yang kokoh dan berkualitas demi memberikan manfaat jangka panjang bagi mobilitas masyarakat.

Bacaan Lainnya

Akses jalan yang tengah dibangun ini diharapkan mampu menjadi urat nadi baru yang meningkatkan konektivitas antardusun, memperlancar aktivitas ekonomi, serta mendukung berbagai sektor kehidupan warga Dusun Krajan yang selama ini mendambakan infrastruktur yang lebih layak. Sinergi yang kuat antara Satgas TMMD dan penduduk lokal menjadi bahan bakar utama yang membuat target pengerjaan fisik ini berjalan aman dan lancar tanpa kendala berarti. Kebersamaan di lapangan bukan sekadar menyelesaikan proyek fisik, melainkan menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus mengakar kuat.

Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, SIP, MM, menyatakan bahwa keterlibatan aktif masyarakat dalam program ini merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan di desa.

“Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong warga Dusun Krajan yang luar biasa. TMMD ini bukan hanya tentang membangun jalan beton, tetapi tentang bagaimana kami merawat kemanunggalan TNI dan rakyat, serta mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan agar kesejahteraan masyarakat di sini bisa langsung meningkat,” katanya di sela-sela pemantauan proyek.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, SH, MH, yang ikut mengawal jalannya program ini, menyampaikan dukungannya terhadap kolaborasi lintas sektoral yang dihadirkan melalui TMMD. “Pemerintah Kabupaten Semarang sangat mendukung program kolaboratif ini. Akses jalan yang lebih baik akan berdampak langsung pada perputaran ekonomi warga Desa Cukil. Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, kita bersama-sama membuka isolasi daerah dan mempercepat kemajuan infrastruktur di Kabupaten Semarang,” tutur Ngesti Nugraha.

Kegiatan pengecoran jalan yang kian dikebut ini merupakan bagian dari Program TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan secara resmi oleh Kodim 0714/Salatiga. Upacara pembukaan program kolaboratif berskala besar ini sebelumnya telah dilaksanakan langsung di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu, 15 Juli 2026 yang lalu. Acara pembukaan tersebut dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho serta Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, yang menandai dimulainya komitmen bersama demi kesejahteraan warga pedesaan. (yos)


Pos terkait