Tondano, DetikManado.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tondano menerima kunjungan Komisi Pelayanan Doa dan Penginjilan Rayon Minahasa Tenggara dalam rangka pelaksanaan ibadah bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jumat (23/10/2026).
Rombongan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Minahasa Tenggara (Mitra), Freddy Tuda, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi.
Kunjungan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap warga binaan melalui pelayanan kerohanian yang bertujuan memberikan penguatan iman, menumbuhkan harapan, serta memotivasi mereka untuk terus memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan.
Dalam sambutannya, Freddy Tuda mengungkapkan bahwa dirinya telah lama memiliki kerinduan untuk berkunjung ke Lapas Tondano dan bertemu langsung dengan masyarakat asal Minahasa Tenggara yang sedang menjalani masa pembinaan.
“Sudah lama saya memiliki kerinduan untuk datang ke Lapas Tondano dan bertemu dengan saudara-saudara saya, khususnya masyarakat asal Mitra yang saat ini berada di sini. Kehadiran kami diharapkan dapat memberikan semangat, penghiburan, dan penguatan agar mereka tetap memiliki harapan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik,” ungkap Freddy Tuda.
Melalui ibadah bersama tersebut, warga binaan diajak untuk memperkuat iman, melakukan introspeksi diri, serta menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
Kepala Lapas Kelas IIB Tondano, Yulius Jum Hertantono, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan kepedulian Komisi Pelayanan Doa dan Penginjilan Rayon Minahasa Tenggara terhadap warga binaan.
“Kami mengapresiasi kunjungan dan pelayanan ibadah ini. Pembinaan kerohanian memiliki peran penting dalam membangun karakter, memperkuat nilai-nilai moral, dan menumbuhkan harapan bagi warga binaan,” ujarnya.
Dia mengatakan, dukungan dari berbagai elemen masyarakat sangat berarti dalam mendukung proses pembinaan agar mereka siap kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.
Lapas Tondano terus mendukung pelaksanaan pembinaan kerohanian sebagai bagian dari upaya membentuk warga binaan yang lebih baik. Melalui sinergi dengan berbagai pihak, diharapkan warga binaan memperoleh bekal spiritual dan moral untuk menjalani kehidupan yang lebih positif setelah menyelesaikan masa pidana. (yos)














