Panglima TNI Tekankan PRIMA, Dankodaeral VIII Jadi Irup HUT ke-81 TNI di Manado

Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi SE MTr Opsla foto bersama Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, Kapolda Sulut, Irjen Pol Yudho Hermanto SIK MM, Wagub Sulut, Dr J Victor Mailangkay SH MH, jajaran Forkopimda, pimpinan dari TNI AD, TNI AU, TNI AL, serta tamu undangan lainnya. (Foto: Yoseph Ikanubun/DetikManado.com)

Manado DetikManado.com – Upacara HUT ke-81 TNI di Manado dipusatkan di Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) pada, Senin (5/10/2026). Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi SE MTr Opsla bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), sekaligus membacakan sambutan Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto SE MSi.

Upacara diawali dengan pemeriksaan pasukan oleh Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi SE MTr Opsla. Selanjutnya Dankodaeral membacakan sambutan Panglima TNI.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Panglima TNI menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh prajurit dan ASN TNI di mana pun berada dan bertugas, atas dedikasi, loyalitas, kerja keras, dan pengabdian yang telah diberikan kepada bangsa dan negara. Dia mengatakan, kepercayaan rakyat yang tinggi kepada TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah TNI berikan.

“Kepercayaan tersebut adalah kehormatan sekaligus amanah yang wajib kita jaga,” ujar Panglima TNI.

Sejalan dengan itu, negara terus memperkuat TNI, baik melalui peningkatan kesejahteraan prajurit dan ASN TNI maupun modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan.

“Semakin kuat TNI dan semakin modern kemampuannya, semakin besar pula tanggung jawab yang harus kita pikul,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Panglima TNI, penguatan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, kesiapan, dan profesionalisme sesuai bidang tugas masing-masing. Hal ini agar seluruh sumber daya yang dipercayakan kepada TNI dapat digunakan secara optimal dan dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya.

“Kita menyadari bahwa lingkungan strategis terus berubah. Ketidakpastian global, dinamika ruang informasi, dan kognitif yang dapat mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan institusi negara, ancaman terhadap keutuhan wilayah, serta tuntutan integritas dalam pengelolaan sumber daya negara merupakan tantangan yang harus kita hadapi bersama,” papar Jenderal Agus Subiyanto.

Menyikapi dinamika tersebut, ujanrya, TNI harus tetap kokoh pada jati dirinya dan jelas dalam arah pengabdiannya. Momentum Hari Ulang Tahun ke-81 ini harus menjadi tonggak dalam memperteguh tekad untuk menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan, serta melindungi kekayaan Nusantara sebagai modal utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur.

“Jadikan PRIMA sebagai budaya pengabdian dengan mempedomani penekanan pada profesional, responsif, integratif, modern dan adaptif,” papar Panglima TNI.

Panglima TNI memaparkan, terkait profesional maka setiap prajurit harus menguasai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Pelihara kemampuan melalui latihan yang sungguh-sungguh dan realistis.

“Tingkatkan kompetensi serta laksanakan setiap tugas dengan taat hukum dan penuh integritas,” ujarnya.

Hal kedua adalah responsif, ujar Panglima TNI, yaitu peka terhadap perubahan di lingkungan tugas. Kenali potensi ancaman sejak dini serta bertindak cepat, tepat, dan terukur ketika negara dan rakyat membutuhkan.

“Ketiga, Integratif. Bangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa agar kekuatan TNI menjadi bagian dari kekuatan nasional dalam menjaga stabilitas, mengawal pembangunan, dan mendukung terwujudnya Indonesia yang semakin maju, berdaulat, adil, dan makmur,” tuturnya.

Panglima TNI memaparkan, keempat adalah modern. Kuasai alpalhankam dan teknologi yang menjadi tanggung jawabnya.

“Gunakan secara optimal dan terintegrasi serta terus tingkatkan kemampuan untuk menghasilkan daya tangkal dan daya tempur yang nyata,” tuturnya.

Hal kelima adalah adaptif, dengan menjadikan setiap penugasan dan pengalaman sebagai bahan pembelajaran, kembangkan inovasi, dan sesuaikan doktrin, pendidikan, latihan, serta kemampuan dengan perkembangan ancaman yang ada.

“Laksanakan kelima penekanan tersebut secara konsisten sehingga PRIMA menjadi arah pengembangan kemampuan TNI dalam berpikir, bersikap, dan bertindak saat ini dan masa yang akan datang,” ujar Panglima TNI.

Usai upacara dilanjutkan dengan foto bersama serta pemotongan tumpeng ulang tahun. Semarak HUT ke-81 TNI ini diisi dengan pentas grup band yang membawakan sejumlah lagu.

Upacara ini dihadiri Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, Kapolda Sulut, Irjen Pol Yudho Hermanto SIK MM, Wagub Sulut, Dr J Victor Mailangkay SH MH, jajaran Forkopimda, pimpinan dari TNI AD, TNI AU, TNI AL,serta tamu undangan lainnya. (yos)

 

 


Pos terkait