PKBI Sulut Perkuat Edukasi Kespro Remaja Melalui Program Tumbuh Bersama Youth Center

Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah Calaca, Lorong Happy, Kota Manado, pada 28 September 2026.

Manado, DetikManado.com – Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Sulawesi Utara melalui Youth Center terus mendorong peningkatan pengetahuan dan kesadaran anak serta remaja mengenai kesehatan reproduksi (kespro) melalui program Tumbuh Bersama Youth Center.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah Calaca, Lorong Happy, Kota Manado, pada 28 September 2026. Kegiatan diawali dengan games perkenalan, dilanjutkan dengan pemberian informasi dan edukasi mengenai kesehatan reproduksi, serta games edukatif yang dirancang secara interaktif agar mudah dipahami dan menyenangkan bagi peserta.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Puluhan anak dan remaja terlihat antusias dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan gembira. Suasana kegiatan berlangsung interaktif, di mana peserta tidak hanya menerima informasi, tetapi juga diberikan ruang untuk berinteraksi, bertanya, dan menyampaikan pengalaman mereka.

Direktur PKBI Sulawesi Utara, Serjio Christian Saeh, menyampaikan apresiasinya terhadap keterlibatan remaja PKBI Sulut dalam kegiatan edukasi di tengah masyarakat.

“Program ini merupakan sesuatu yang baik karena remaja PKBI Sulut tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga terlibat langsung dalam memberikan edukasi kepada teman sebaya dan masyarakat,” ujarnya.

Dalam prosesnya, lanjut dia, mereka juga mendapatkan banyak pelajaran dari teman-teman yang mereka temui di lapangan. Setiap pertemuan memberikan pengalaman baru dan menjadi proses belajar bersama.

Menurutnya, keterlibatan remaja dalam kegiatan seperti ini penting karena informasi yang disampaikan oleh sesama remaja dapat menciptakan suasana yang lebih terbuka dan nyaman dalam membicarakan berbagai persoalan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi.

Sementara itu, Dionisius Sergio Mentang, selaku Koordinator Youth Center PKBI Sulut, mengatakan bahwa kegiatan itu merupakan bagian dari upaya Youth Center untuk semakin aktif hadir di tengah masyarakat. Ke depan, remaja PKBI Sulut akan lebih banyak turun ke masyarakat untuk memberikan edukasi dan informasi yang dibutuhkan oleh anak dan remaja. “Kami ingin Youth Center menjadi ruang bagi remaja untuk belajar, berbagi pengalaman, berdiskusi, sekaligus mengambil peran dalam menyampaikan informasi yang benar dan bermanfaat,” ungkap Dion.

Ia menambahkan, kegiatan tidak hanya akan berfokus pada pemberian informasi, tetapi juga membangun ruang interaksi yang aman bagi anak dan remaja untuk menyampaikan pertanyaan maupun persoalan yang mereka hadapi.

Hal senada disampaikan Diva Ananda, salah satu relawan remaja PKBI Sulut. Ia mengatakan bahwa keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi dirinya dan rekan-rekan relawan lainnya.

“Kami akan terus belajar dan berusaha memberikan edukasi kepada teman-teman sebaya dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Kami juga ingin menjadi teman bagi mereka, sehingga mereka tidak takut untuk bertanya dan bercerita ketika memiliki persoalan atau membutuhkan informasi,” kata Diva Ananda.

Dari pihak masyarakat setempat, Ilham, seorang pemuda yang selama ini turut fokus mendampingi anak-anak di wilayah tersebut, menyampaikan apresiasi kepada PKBI Sulut yang telah hadir dan memberikan perhatian kepada anak-anak dan remaja di lingkungan mereka.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PKBI Sulut, khususnya kepada Direktur, Koordinator Youth Center, dan teman-teman relawan remaja yang sudah peduli dan mau datang bertemu langsung dengan anak-anak di sini. Kegiatan seperti ini sangat positif karena anak-anak mendapatkan pengetahuan baru sekaligus bisa bermain dan belajar bersama,” ujar Ilham.

Dalam kegiatan tersebut, PKBI Sulut juga menghadirkan Psikolog PKBI, Lengkana Nasman, untuk memberikan penguatan dan informasi kepada peserta. Kehadiran psikolog diharapkan dapat membantu anak dan remaja memahami berbagai hal yang berkaitan dengan perkembangan diri, kesehatan psikologis, relasi sosial, serta pentingnya memiliki ruang yang aman untuk bertanya dan menyampaikan perasaan. (yos)

 

 


Pos terkait