Siswa SNT 4 Minut dan SNT 13 Bolmong Direkrut dari Sekolah Sekitar

Kepala BPMP Sulut sekaligus Ketua Tim Transisi SNT Sulut, Febry Dien (kedua dari kiri) saat pembukaan di lapangan Kantor BPMP Sulut, Pineleng, Minahasa, pada Senin (10/8/2026). (Foto: Yoseph Ikanubun/DetikManado.com)

Pineleng, DetikManado.com – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Sulut resmi dimulai di lapangan Kantor BPMP Sulut, Pineleng, Minahasa, pada Senin (10/8/2026).

Di balik mulainya tahun ajaran baru 2026/2027 ini, mekanisme rekrutmen peserta didik yang menyasar sekolah-sekolah sekitar menjadi sorotan utama program perintisan nasional tersebut.

Bacaan Lainnya

Untuk tahun ajaran pertama ini, sebanyak 160 siswa telah berhasil dijaring melalui proses rekrutmen yang ketat berdasarkan pola Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). Masing-masing lokasi, yakni SNT 4 Minahasa Utara dan SNT 13 Bolaang Mongondow (Bolmong), menampung 80 siswa yang terbagi atas 40 siswa jenjang SMP (dua rombongan belajar) dan 40 siswa jenjang SMA (dua rombongan belajar).

Di samping rekrutmen siswa, konstruksi fisik untuk kedua gedung SNT tersebut diselenggarakan mulai dibangun pada Oktober 2026 secara multi-years . Selama proses pembangunan berlangsung, aktivitas belajar-mengajar SNT 4 Minahasa Utara Ditempatkan sementara di gedung BPMP Sulut, sedangkan SNT 13 Bolmong menempati gedung SMPN 5 Dumoga.

Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulut sekaligus Ketua Tim Transisi SNT Sulut, Febry Dien, menegaskan komitmennya terkait sistem rekrutmen siswa serta kesiapan fasilitas pembelajaran tersebut.

“Untuk rekrutmen siswa baru, kami melakukan ketat berdasarkan pola Seleksi Penerimaan Murid Baru atau SPMB dengan menyaring siswa-siswi terbaik dari sekolah-sekolah di sekitar lokasi SNT, baik untuk kelas VII SMP maupun kelas X SMA,” papar Febry.

Mengenai pembangunan gedung SNT 4 dan SNT 13, lanjut dia, fisik bangunan baru akan dimulai Oktober 2026 mendatang secara multi-tahun . Targetnya tahun depan gedung sudah penuh sehingga para siswa bisa langsung pindah dan belajar di fasilitas baru tersebut.

Program SNT sendiri merupakan bagian dari amanat Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2026 di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Sekolah ini hadir untuk menggabungkan kesempurnaan SMP dan SMA dalam satu ekosistem guna memperluas akses pendidikan unggul berbasis kurikulum nasional yang diperkaya dengan kompetensi STEM, kesenian, dan olahraga. (yos)


Pos terkait