SMAN 2 Bitung Gembleng Siswa Latihan Jurnalistik dan Tangkal Hoaks

Pemateri pelatihan dari Tim Jurnalis Pendidikan Sulut, Yoseph Ikanubun, menyampaikan bahwa penguasaan literasi digital dan jurnalistik kini sangat penting.

Bitung — SMAN 2 Bitung menggelar pelatihan Pers dan Jurnalistik untuk membekali para siswa dengan keterampilan menulis berita, teknik wawancara kritis, hingga kemampuan memilah informasi di tengah maraknya berita bohong ( hoaks ).

Kegiatan yang diikuti puluhan siswa dan siswi tersebut dibuka langsung oleh Kepala SMAN 2 Bitung, Maxy Awondatu SPd MPd, pada Rabu (7/10/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam pelatihan ini, para peserta mendapatkan materi komprehensif mulai dari sejarah dan fungsi media massa, regulasi pers berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, hingga praktik langsung simulasi wawancara bersama narasumber penting.

Pemateri pelatihan dari Tim Jurnalis Pendidikan Sulut, Yoseph Ikanubun, menyampaikan bahwa penguasaan literasi digital dan jurnalistik kini menjadi kebutuhan krusial bagi generasi muda.

“Kami tidak hanya mengajar siswa cara menulis berita atau mewawancarai narasumber secara kritis tanpa rasa takut, tetapi juga menanamkan fondasi berpikir kritis agar mereka mampu membedakan fakta dan hoaks di era digital saat ini,” ujar Yoseph Ikanubun.

Selain memberikan dorongan literasi, pelatihan yang juga diisi oleh jurnalis senior Harto Marentek dan Dion Lande ini dirancang untuk mempersiapkan para siswa menghadapi ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) cabang jurnalistik. Melalui pemahaman yang mendalam, para peserta diharapkan mampu mengukir prestasi terbaik dalam kompetisi tersebut sekaligus membekali diri untuk karier di masa depan. ***

 

Penulis: Fara Putri Dau, siswi Kelas : XI.C2, SMAN 2 Bitung

 


Pos terkait