Satu Lagi Korban Tragedi Drag Race Meninggal, Total Korban Jiwa Capai 9 Orang

Kotamobagu, DetikManado.com – Duka kembali menyelimuti keluarga korban tragedi kecelakaan dalam ajang Open Tournament TIDAR-Muda Charaka Drag Race–Drag Bike Kotamobagu Championship 2026. Muksin Dondo, warga Desa Pontodon Timur, Kecamatan Kotamobagu Utara, meninggal dunia setelah sebelumnya menjalani perawatan di RSUP Prof. Kandou Manado, Minggu (16/08/2026).

Muksin merupakan salah satu korban luka dalam insiden maut yang terjadi di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, pada Minggu (9/8/2026). Ia sempat mendapat penanganan medis di Kotamobagu sebelum dirujuk ke RSUP Prof. Kandou Manado untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Namun, setelah menjalani perawatan, kondisi Muksin tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia pada Minggu 16 Agustus 2026.

Kepergian Muksin menambah panjang daftar korban meninggal dunia dalam tragedi tersebut. Dengan meninggalnya warga Pontodon Timur itu, total korban jiwa kini mencapai sembilan orang.

Kabar duka tersebut kembali membawa kesedihan mendalam bagi keluarga dan masyarakat, khususnya warga Desa Pontodon Timur yang kehilangan salah satu anggota mereka.
Muksin sebelumnya menjadi korban dalam kecelakaan ketika sebuah kendaraan peserta drag race kehilangan kendali dan menerobos ke area penonton. Insiden tersebut terjadi pada hari terakhir pelaksanaan kejuaraan dan mengakibatkan sejumlah penonton serta pihak lainnya menjadi korban.

Tragedi maut tersebut hingga kini masih dalam penanganan aparat kepolisian Polda Sulawesi Utara. Proses penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap secara menyeluruh penyebab kecelakaan.

Selain pengemudi, kepolisian juga mendalami peran panitia serta mekanisme penyelenggaraan kegiatan. Sejumlah pihak telah diperiksa dan proses penyelidikan masih berlangsung.

Meninggalnya Muksin kembali menjadi pengingat bahwa dampak tragedi di lintasan balap tersebut belum berakhir. Di tengah proses hukum yang masih berjalan, keluarga korban kembali harus menghadapi kehilangan.

Masyarakat kini menanti hasil penyelidikan kepolisian untuk mengungkap secara terang penyebab kecelakaan sekaligus memastikan aspek pertanggungjawaban dalam tragedi yang telah merenggut sembilan nyawa tersebut.


Pos terkait