Duka Tragedi Drag Race Upai, Weny Gaib Sambangi Rumah Keluarga Korban

Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib bersama Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat saat mengunjungi rumah duka keluarga korban tragedi Drag Race.

Kotamobagu, DetikManado.com – Duka mendalam menyelimuti keluarga korban musibah tabrakan yang terjadi dalam pelaksanaan Open Tournament Drag Race–Drag Bike Kotamobagu Championship 2026 di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara.

Di tengah suasana duka, Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib bersama Wakil Wali Kota Kotamobagu Rendy Virgiawan Mangkat turun langsung menyambangi sejumlah rumah keluarga korban pada Senin (10/08/2026) dini hari.

Bacaan Lainnya

Bersama jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu, keduanya mendatangi rumah duka yang berada di Kelurahan Upai, Desa Pontodon, Desa Bilalang Tiga Utara, Desa Bilalang Tiga, Desa Bilalang Empat dan Desa Bilalang Baru.

Kehadiran Wali Kota dan Wakil Wali Kota menjadi bentuk kepedulian serta empati pemerintah kepada keluarga yang tengah berduka akibat musibah tragis tersebut.

Dalam kunjungan itu, Weny Gaib dan Rendy Mangkat menyampaikan belasungkawa dan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Keduanya juga memberikan penguatan kepada keluarga yang sedang menghadapi kehilangan.

Pemerintah Kota Kotamobagu memastikan penanganan para korban yang terdampak musibah menjadi perhatian serius.

Pemkot terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memastikan korban yang masih menjalani perawatan mendapatkan penanganan secara baik dan maksimal.

Musibah terjadi saat pelaksanaan ajang Drag Race di Kelurahan Upai. Insiden tersebut mengakibatkan kendaraan peserta balap mengalami kecelakaan hingga menghantam area penonton dan menimbulkan korban.

Kunjungan ke rumah duka turut dihadiri Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi, Ketua TP-PKK Kota Kotamobagu Rindah Gaib Mokoginta, Wakil Ketua TP-PKK Kota Kotamobagu Resty A. Mangkat Somba, Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, Wakapolres Kotamobagu Kompol Romel Pontoh, Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu Sofyan Mokoginta, para asisten, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu.

Kehadiran jajaran pemerintah di tengah keluarga korban menjadi wujud kepedulian sekaligus memastikan pemerintah hadir dalam setiap proses penanganan pascamusibah. (Dayat)


Pos terkait