Efisiensi Penggunaan Bahan Pasir Lewat Goyang Cangkul di Desa Cukil

Semarang, DetikManado.com — Sinergi manunggal antara warga dan prajurit TNI tidak hanya menghadirkan semangat gotong royong yang membara, tetapi juga melahirkan siasat cerdas di lapangan. Dalam pengerjaan fisik pembangunan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (25/7/2026), warga bersama personel Satgas TMMD menerapkan trik penurunan material pasir secara bertahap guna mencegah pemborosan dan menjaga efisiensi kerja.

Langkah ini diambil agar pasir tidak cepat terbuang atau tercecer, memastikan sekaligus alokasi material tetap terukur sesuai volume pengecoran dan konstruksi yang dibutuhkan. Penurunan material yang tertata rapi juga membuat area kerja tetap bersih dan mempermudah akses alat berat maupun para pekerja di lokasi pembangunan.

Bacaan Lainnya

Kepedulian terhadap pengelolaan sumber daya ini diakui sebagai salah satu Kunci keberhasilan proyek fisik di kawasan perdesaan. Trik sederhana ini dapat dibenarkan oleh salah satu anggota Satgas TMMD di lapangan yang mengapresiasi kejelian warga lokal.

Jika diturunkan sekaligus dalam jumlah besar, pasir rawan hanyut terbawa hujan udara atau tercecer merusak area sekitar. Dengan begitu, material tetap awet dan penggunaannya tepat sasaran,” ujar Serda Ahmad, salah satu anggota Satgas TMMD di lokasi kegiatan.

Senada dengan hal tersebut, warga Desa Cukil yang ikut terjun memegang cangkul menganggap pola kerja seperti ini membuat proses pembangunan berjalan jauh lebih efektif.

“Kami kerja bareng Bapak-bapak TNI tidak hanya mengandalkan tenaga, tapi juga pakai perhitungan. Penurunan material secara bertahap mulai bikin lokasi tetap rapi, kita ambilnya mudah, dan yang penting tidak ada pasir yang mubazir,” tutur Suwandi, salah satu warga Desa Cukil yang ikut bergotong royong.

Seluruh rangkaian aksi gotong royong dan pengelolaan materi cerdas ini merupakan bagian dari pelaksanaan kegiatan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0714/Salatiga. Program kemanunggalan ini resmi dibuka pada Rabu (15/7/2026) lalu di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Pembukaan kegiatan TMMD tersebut dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM bersama Bupati Semarang H Ngesti Nugraha SH MH yang berkomitmen penuh mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat perdesaan. (yos)


Pos terkait