Sitaro, Detik Manado.com — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 wilayah Kodim 1301/Sangihe resmi dibuka melalui upacara pembukaan yang berlangsung di Lapangan Mini, Kampung Kapeta, Kecamatan Siau Barat Selatan, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulut, Selasa (13/10/2026).
TMMD ke-130 tahun ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. Tema tersebut mencerminkan komitmen TNI untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan dan daerah yang membutuhkan peningkatan infrastruktur serta pelayanan dasar.
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kepulauan Sitaro Heronimus Makainas SE. Upacara tersebut turut dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, serta masyarakat setempat. Sementara itu, Kapten Inf Meinhard Lolaroh, Pasi Pers Kodim 1301/Sangihe, bertindak sebagai Perwira Upacara dan Kapten Arm Nicolas N. Lutani, Danramil 1301-02/Siau, sebagai Komandan Upacara.
Pelaksanaan TMMD di Kampung Kapeta difokuskan pada sejumlah sasaran fisik yang diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan kualitas hidup masyarakat. Sasaran tersebut meliputi perintisan jalan sepanjang 207 meter dengan lebar 4 meter, pengecoran jalan sepanjang 207 meter dengan lebar 3,20 meter, pembangunan dua unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta pembangunan satu unit sumur bor untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.
Komandan Kodim 1301/Sangihe Letkol Czi Nazarudin ST MIPA selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-130, menekankan pentingnya kesiapan seluruh personel serta koordinasi dan kerja sama yang solid antara Satgas TMMD, pemerintah daerah, dan masyarakat. “Sinergi tersebut menjadi faktor penting untuk memastikan seluruh sasaran program dapat terlaksana secara optimal, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain pembangunan fisik, TMMD ke-130 juga menjadi sarana untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan program diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki serta mendorong partisipasi aktif dalam menjaga dan memelihara hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Program TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 ini direncanakan berlangsung selama 30 hari, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026. Selama pelaksanaannya, personel Satgas TMMD bersama masyarakat akan bekerja secara terpadu untuk menyelesaikan seluruh sasaran yang telah ditetapkan sesuai rencana dan kebutuhan di lapangan.
Melalui pelaksanaan TMMD ke-130, Kodim 1301/Sangihe berharap pembangunan di Kampung Kapeta dapat memberikan dampak positif bagi mobilitas warga. “Meningkatkan akses terhadap hunian layak dan air bersih, serta memperkuat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pemerataan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Sitaro,” ujarnya. (yos)














