Kebutuhan Ramadan Melonjak, Pertamina Tingkatkan Pasokan Elpiji di Sulteng

PT Pertamina (Persero) Regional Sulawesi menyiapkan seluruh lembaga penyalur untuk memastikan stok BBM dan menambah pasokan LPG. (Foto: Ist)

Palu, DetikManado.com — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat distribusi Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram di wilayah Sulawesi Tengah hingga 125 persen dari rata-rata penyaluran harian reguler.

Langkah antisipatif ini diambil untuk meredam antrean di pangkalan serta menepis isu kelangkaan akibat lonjakan konsumsi masyarakat menjelang dan selama Ramadan 1447 H.

Bacaan Lainnya

Sales Branch Manager Sulteng IV Gas Yera Ichsana menjelaskan bahwa peningkatan kebutuhan masyarakat terjadi di berbagai kabupaten dan kota, termasuk Palu, Donggala, hingga Morowali. Lonjakan permintaan menjelang awal bulan suci tersebut sempat memicu kepanikan warga di beberapa titik penyaluran.

“Distribusi LPG 3 kg di seluruh kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Tengah tetap berjalan setiap hari. Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan menjelang Ramadan, penyaluran telah kami tingkatkan hingga 125% dari rata-rata penyaluran harian reguler. Tambahan pasokan tersebut sudah direalisasikan dan disalurkan melalui agen serta pangkalan resmi,” ujar Yera Ichsana pada, 1 Maret 2026.

 

Selain penyaluran ekstra 125 persen yang telah direalisasikan, Pertamina juga menyiapkan opsi penambahan pasokan secara bertahap hingga 50 persen di atas baseline reguler. Penyesuaian ini dilakukan berdasarkan tren konsumsi real-time di setiap area untuk menjaga stabilitas pasokan di tingkat pangkalan.

 

Untuk memastikan barang bersubsidi ini tepat sasaran, Pertamina mengintensifkan koordinasi bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan jaringan penyalur. Pengawasan ketat diterapkan guna mengantisipasi aksi penimbunan maupun penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Area Manager Communication Relation & CSR Regional Sulawesi Lilik Hardiyanto mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying).

“Kami mengimbau masyarakat membeli LPG 3 kg sesuai kebutuhan dan melalui pangkalan resmi. Tambahan pasokan sudah kami jalankan untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi. Tidak ada kebijakan pengurangan kuota di Sulawesi Tengah. Distribusi terus berlangsung dan penguatan suplai dilakukan secara bertahap,” kata Lilik Hardiyanto.

Pertamina juga menyiagakan kanal pengaduan Call Center 135 bagi masyarakat yang menemukan indikasi kecurangan distribusi maupun harga jual yang melampaui HET di lapangan. (yos)


Pos terkait