Liga Champions: Hasil Inter Milan vs FC Porto, Berkah Gol Telat Romelu Lukaku

Gol telat Romelu Lukaku membawa Inter Milan meraih kemenangan tipis atas FC Porto di leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung, Kamis (23/2/2023), di San Siro, Milan. (Foto: uefa.com)

Milan, DetikManado.com – Inter Milan berhasil meraih kemenangan atas tamunya FC Porto dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2022/2023. Gol telat Romelu Lukaku membawa Inter meraih kemenangan.

Kemenangan 1-0 Inter Milan atas FC Porto, Kamis (23/2/2023), di San Siro ini, menjadi modal Inter untuk bertandang ke Estadio do Dragao, Rabu (15/3/2023), pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions.

Tuan rumah memulai laga dengan mengambil inisiatif menyerang sejak awal. Sementara tim tamu mencoba melakukan serangan balasan, tetapi seringkali mentok.

Pada menit ke 13, peluang pertama Inter lahir melalui umpan silang Federico Dimarco sukses mencapai Lautaro Martinez di tiang jauh. Namun sundulannya jauh melambung di atas mistar gawang.

Pada menit ke 37, gentian FC Porto juga punya peluang emas dari tendangan keras Marko Grujic. Untungnya Andre Onana sigap di bawah mistar untuk menggagalkan peluang tersebut.

Menjelang akhir babak pertama, tuan rumah hampir mencetak gol melalui Alessandro Bastoni. Namun kiper Costa yang beraksi menggagalkan peluang emas tersebut.

Keluar dari ruang ganti, Porto lebih dulu menciptakan peluang di menit ke-55. Mehdi Taremi yang punya situasi satu lawan satu dengan Onana gagal menaklukkan sang kiper karena tendangannya melenceng.

Inter membalasnya di menit ke-69. Itupun tendangan dari Nicolo Barella masih melambung setelah di set-up oleh kontrol dada Romelu Lukaku.

Otavio mendapatkan kartu kuning kedua di menit ke-78 usai melanggar Hakan Calhanoglu. Porto harus mengakhiri pertandingan dengan sepuluh pemain.

Seiring dengan kekurangan satu pemain, cara bermain Porto berubah. Inter pun memanfaatkannya untuk menekan lebih intens.

Unggul satu pemain berbuah kemenangan bagi Inter. Di menit ke 86, Romelu Lukaku sukses memecah kebuntuan. Sundulan pertamanya saat menerima umpan silang masih membentur mistar. Tetapi bola muntah langsung disambarnya lagi untuk menjebol gawang Porto. Skor 1-0 untuk Inter Milan bertahan hingga laga usai.

Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi mengatakan, timnya memainkan permainan yang luar biasa menghadapi lawan fisik dan teknis. Di babak pertama, Inter harus lebih cepat dalam mengoper bola.

“Kami harus membangun lebih baik dan lebih cepat, tetapi lawan kami dengan ganas menekan kami. Kami harus meningkatkan kecepatan saat mengedarkan bola,” ujar Simone Inzaghi seperti dikutip dari uefa.com.

Romelu Lukaku mengatakan, dia telah melewati beberapa bulan yang rumit dan senang bisa tampil dan membantu tim untuk mencapai tujuan.

“Saya senang dengan kemenangan ini dan kami ingin terus seperti ini,” ujarnya.

Hakan Çalhanoğlu yang menjadi player of the match menyatakan, menang melawan tim seperti itu tidak mudah tetapi terima kasih kepada Romelu dan rekan satu tim.

“Ini belum berakhir, pertandingan yang sangat sulit menanti kami di Portugal dan kami akan melakukan segalanya untuk menang di sana juga,” ujarnya.

Dari kubu Porto, sang penjaga gawang Diogo Costa mengatakan, ketika Anda memberikan segalanya, kekalahan seperti ini menyakitkan.

“Kami menunjukkan kepribadian kami dan kami akan melakukan hal yang sama di pertandingan kedua,” ujarnya.

Sementara kapten Porto Pepe mengaku sulit untuk menjelaskan kekalahan setelah apa yang dilakukan di sini. Selamat untuk tim.

“Kami berharap di pertandingan berikutnya, dengan pendukung kami, bisa kembali,” ujarnya.

Pelatih Porto Sérgio Conceição mengatakan, mereka berada di level kompetisi ini. Ini leg pertama dan Porto memiliki 90 menit lagi untuk bermain di Dragão.”

 

Momen penting

37′: Sundulan Galeno melebar setelah Onana menangkis

45+3′: Diogo Costa menggagalkan sundulan Bastoni

57′: Onana melakukan penyelamatan ganda yang menakjubkan

78: Kartu merah Otávio mengurangi Porto menjadi sepuluh orang

86: Lukaku mencetak gol setelah sundulan pertama membentur tiang

 

Statistik kunci

Porto tidak terkalahkan dalam 22 pertandingan (W19 D3), yang dimulai sejak Oktober, sebelum kekalahan ini. Mereka juga menang sepuluh kali berturut-turut di semua kompetisi.

Inter mencatatkan tujuh clean sheet dalam 12 pertandingan di semua kompetisi pada tahun 2023.

Inter memenangkan leg pertama hanya dalam satu dari sembilan pertandingan babak 16 besar sebelumnya (S4 K4). Mereka belum mencetak gol dalam empat dari lima babak terakhir dari 16 leg pertama mereka.

Berusia 39 tahun 361 hari, Pepe menjadi pemain lapangan tertua ketiga yang memulai pertandingan babak sistem gugur Liga Champions UEFA. (Yoseph Ikanubun)

 

Susunan Pemain

Inter Milan (3-5-2): Andre Onana; Milan Skriniar (Denzel Dumfries 81′), Francesco Acerbi, Alessandro Bastoni; Matteo Darmian, Nicolo Barella, Hakan Calhanoglu, Henrikh Mkhitaryan (Marcelo Brozovic 72′), Federico Dimarco (Robin Gosens 58′); Lautaro Martinez, Edin Dzeko (Romelu Lukaku 58′).

Pelatih: Simone Inzaghi

 

FC Porto (4-4-2): Diogo Costa; Joao Mario (Goncalo Borges 90’+2), Pepe, Ivan Marcano, Zaidu Sanusi; Otavio, Mateus Uribe, Marko Grujic, Galeno (Evanilson 51′); Mehdi Taremi (Wendell 83′), Pepe Aquino.

Pelatih: Sergio Conceicao


Pos terkait