Bapelkum Bitung Goes to Campus, 1.800 Mahasiswa Unklab Belajar KUHP Baru

Kepala Bapelkum Bitung, Sudarsono SH MH (kedua dari kiri) foto bersama usai pelaksanaan kegiatan di kampus Unklab pada, Kamis (24/9/2026).

Airmadidi, DetikManado.com – Balai Pelatihan Hukum (Bapelkum) Bitung sukses menggelar Program Bapelkum Goes to Campuss di Universitas Klabat (Unklab). Sekitar 1.800 mahasiswa Unklab berpartisipasi dalam kegiatan itu, terutama belajar tentang KUHP Baru.

“Jadi diskusi hari ini merupakan bagian dari Program Bapelkum Goes to Campus. Dalam artian, kita mau memberikan pemahaman, sosialisasi KUHP Baru kepada semua lingkungan masyarakat,” papar Kepala Bapelkum Bitung, Sudarsono SH MH pada, Kamis (24/9/2026).

Bacaan Lainnya

Sudarsono mengatakan, pada Program Bapelkum Goes to Campus, targetnya adalah Universitas Klabat. Di kampus itu, Bapelkum sudah menggelar dia kali diskusi yakni untuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Fakultas Ilmu Komputer.

“Total peserta ada 1.800 peserta dari dua fakultas. Nah, ini bukan akhir, tapi ini merupakan awal karena ke depan kita sudah akan melaksanakan kerja sama,” ujar Sudarsono.

Dia mengatakan, ada MoU dengan Rektor Unklab terkait pemberian pemahaman, sosialisasi hukum kepada warga kampus. Kali ini targetnya adalah mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat umum.

“Kebetulan juga di sini, di Universitas Klabat ini belum ada Fakultas Hukum. Jadi sangat tepat, teman-teman mahasiswa yang di luar Fakultas Hukum paling tidak mengetahui apa itu hukum,” ujarnya.

Sudarsono mengatakan, tema yang diambil kalo ini adalah KUHP. Tahun depan, akan ada program dengan tema-tema hukum lain. “Kami berterima kasih untuk kedatangan dari Kanwil Kementerian Hukum Sulut dan Bapelkum Bitung. Ini sebenarnya waktu yang sangat tepat untuk memberikan edukasi kepada anak didik kami,” ujar Kepala Program Studi Informatika Semmy Taju SKom MS PhD.

Semmy Taju mengatakan, dengan adanya edukasi sehubungan dengan hukum ini, kiranya mahasiswa lebih memahami persoalan hukum. Bahkan dalam banyak tindakan kriminal, mahasiswa sudah tahu sekiranya yang mana yang baik dan mana yang tidak boleh dilakukan.

“Terima kasih kembali untuk Kanwil Kementerian Hukum dan Balai Pelatihan Hukum yang sudah memberikan banyak sekali ilmu. Dan bahkan kami sangat mendukung setiap kegiatan yang dilakukan,” ujarnya. (yos)


Pos terkait