Manado, DetikManado.com – Untuk mengidentifikasi strategi penyampaian informasi hukum yang lebih efektif kepada masyarakat, Kanwil Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulut menggelar Media Gathering bersama kalangan jurnalis dari berbagai media massa di Sulut pada, Rabu (5/2/2025).
Kegiatan yang juga bertujuan untuk meningkatkan literasi hukum bagi insan pers agar dapat menyampaikan berita hukum yang akurat dan jelas ini, menghadirkan narasumber Kepala Kanwil Kemenkum Sulut Kurniaman Telaumbanua dan jurnalis Metro TV Amanda Komaling, dipandu moderator Yoseph E Ikanubun.
“Media gathering ini untuk memperkuat sinergi antara Kanwil Kemenkum Sulut dan media massa dalam penyebaran informasi hukum,” ujar Kurniaman.
Selain itu juga untuk mendiskusikan tantangan dalam menyampaikan informasi hukum serta solusi yang dapat diterapkan.
Kurniaman Telaumbanua memaparkan sejumlah program strategis yang ingin dicapai Kanwil Kemenkum Sulut di tahun 2025. Program itu antara lain bantuan hukum bagi masyarkat kurang mampu, pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbakum), serta pendaftaran Hak Cipta, Merek dan Paten di wilayah Sulut.
“Peran pers dalam kolaborasi dan sinergitas sangat penting, terutama dalam menyampaikan program-program instansi pemerintah melalui pemberitaan untuk diketahui masyarakat,” tuturnya.
Dia juga mencontohkan, pers bisa mengangkat musisi-musisi pencipta lagu yang popular di Sulut. Ini terkait erat dengan Hak Cipta mereka, juga kondisi ekonomi para pencipta lagu itu saat ini.
“Tentu ini menarik, menginventarisir para pencipta lagu di Sulut karena ini berkaitan dengan Hak Cipta,” ujarnya.
Amanda Komaling dalam penjelasannya mengatakan, pers dalam menjalankan tugas harus selalu mengacu pada UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Peers, dan mengedepankan Kode Etik Jurnalistik dalam menjalankan profesinya.
“Bagi para humas di instansi pemerintahan, termasuk Kanwil Kemenkum, penting untuk memperhatikan siaran pers mana yang penting dan berdampak bagi publik. Tidak hanya sekadar informasi atau laporan kepada pimpinan,” papar Amanda Komaling.
Diskusi yang berlangsung hampir 2 jam ini dihadiri puluhan jurnalis, serta para pejabat di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulut. (yos)















