Modal Gerobak Tua dan Gotong Royong di Program TMMD Kodim 0714/Salatiga

Semarang, DetikManado.com – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga bersama warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terus mengebut pengerjaan pengecoran jalan desa, Rabu (5/8/2026).

Di tengah deru mesin molen beton, para prajurit TNI bersama warga tampak bahu-membahu mengangkut material semen menggunakan gerobak kayu tradisional. Keterbatasan alat tak menyurutkan ritme kerja di lapangan demi menyelesaikan penambahan volume jalan agar tuntas tepat waktu.

Bacaan Lainnya

Komandan Kodim (Dandim) 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, menegaskan bahwa penggunaan peralatan sederhana di tengah modernisasi pekerjaan justru menjadi bukti kuatnya kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Penggunaan gerobak tua ini membuktikan bahwa keterbatasan armada di lapangan bukan penghalang. Yang utama adalah semangat gotong royong. Setiap karung semen yang diangkut menjadi simbol pengabdian bersama demi mewujudkan infrastruktur desa yang lebih baik,” ujar Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, Rabu (5/8/2026).

Pengecoran jalan ini diproyeksikan menjadi urat nadi baru bagi warga Desa Cukil. Selain mempermudah mobilitas akses harian, jalan beton tersebut diharapkan mampu memangkas biaya distribusi hasil pertanian dan melipatgandakan aktivitas ekonomi lokal.

Lebih lanjut Letkol Kav Fajar menyampaikan bahwa program TMMD pada dasarnya tidak hanya fokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memperhatikan nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

“TMMD bukan sekedar membangun jalan secara fisik, namun juga mempererat silaturahmi dan kemanunggalan TNI bersama rakyat. Kami ingin memastikan kehadiran TNI benar-benar membawa dampak nyata bagi kesejahteraan warga,” tambahnya.

Hingga saat ini, proses pengecoran terus dilakukan dengan respon positif dan rasa terima kasih dari warga sekitar yang mendambakan akses jalan layak sejak lama. (yos)


Pos terkait