Tondano, DetikManado.com – Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Sulut terus memperkuat konsolidasi dan tata kelola organisasi di tingkat cabang. Hal tersebut diwujudkan melalui Musyawarah Cabang (Muscab), Pelantikan Pengurus Cabang, serta Penyerahan Surat Keputusan (SK) Direktur Eksekutif Cabang PKBI Minahasa, yang dilaksanakan pada Selasa, (6/10/2026), bertempat di Sekretariat PKBI Cabang Minahasa.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Muscab yang berlangsung dengan baik dan demokratis. Dalam Muscab itu,
Melalui Musyawarah Cabang tersebut, Prof Dr dr Grace Debie Kandou MKes terpilih dan ditetapkan sebagai Ketua PKBI Cabang Minahasa. Sementara itu, Dr. Seska Pelangiten, MTh.l dipercaya sebagai Direktur Eksekutif Cabang PKBI Minahasa.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelantikan Pengurus PKBI Cabang Minahasa serta penyerahan SK Pengurus Cabang oleh Ketua Pengurus PKBI Daerah Sulut, dr. Franckie RR. Maramis, MKes dan penyerahan SK Direktur Eksekutif Cabang oleh Direktur PKBI Daerah Sulut Serjio Christian Saeh SH MPd.
Dalam sambutannya, Franckie RR. Maramis menyampaikan bahwa PKBI Cabang Minahasa sebelumnya telah melaksanakan proses pemilihan kepengurusan. Namun, untuk memastikan keselarasan dengan aturan dan mekanisme organisasi PKBI, proses tersebut perlu diperkuat dan diselaraskan melalui Muscabbserta ditindaklanjuti dengan penerbitan SK kepengurusan secara lengkap.
Menurutnya, keberadaan relawan merupakan salah satu kekuatan utama dalam keberlangsungan organisasi PKBI.
“Tidak banyak orang yang mau terlibat dan memberikan diri sebagai relawan. Sosok Prof. Grace adalah salah satu pribadi yang memiliki semangat untuk terus memberikan diri dalam pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Serjio Christian Saeh menegaskan bahwa pergantian dan penguatan kepengurusan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus dijaga agar roda organisasi terus berjalan.
Menurutnya, semangat baru yang ditunjukkan para relawan di tingkat cabang merupakan modal penting bagi PKBI untuk terus menghadirkan program dan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Roda organisasi harus terus berjalan. Semangat baru yang ditunjukkan para relawan hari ini menjadi kekuatan penting bagi PKBI. Kekuatan organisasi sesungguhnya ada pada relawan yang bergerak dan berkumpul melalui cabang-cabang. Karena itu, PKBI Daerah akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan positif yang dilakukan oleh cabang,” ujar Serjio.
Ia menambahkan bahwa PKBI hadir untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat melalui berbagai program, khususnya dalam bidang kesehatan seksual dan reproduksi, pemberdayaan masyarakat, advokasi, edukasi serta penguatan kelompok-kelompok yang membutuhkan perhatian dan pendampingan.
“PKBI tidak hanya berbicara tentang struktur organisasi, tetapi tentang bagaimana struktur tersebut menjadi kekuatan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, kepengurusan yang baru harus mampu menerjemahkan semangat organisasi ke dalam kerja nyata dan pelayanan yang berdampak,” lanjutnya.
Pelaksanaan Muscab dan pelantikan ini menjadi momentum penting bagi PKBI Cabang Minahasa untuk memasuki fase baru dengan semangat kolaborasi, pelayanan dan pengabdian yang lebih kuat. Dengan kepengurusan yang telah ditetapkan secara organisatoris, diharapkan konsolidasi internal semakin solid dan pelaksanaan program PKBI di Minahasa dapat berjalan lebih terarah, berkelanjutan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (yos)














