Ratusan Siswa SD Meriahkan Lomba Tari Keprajuritan TMMD Kodim 0714/Salatiga

Ajang seni bernuansa patriotik ini digelar meriah sebagai bagian dari agenda pendukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga.

Semarang, DetikManado.com – Gemuruh suara gamelan dan derap langkah ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) memadati arena Lomba Tari Keprajuritan se-Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (11/8/2026).

Ajang seni bernuansa patriotik ini digelar meriah sebagai bagian dari agenda pendukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga.

Bacaan Lainnya

Sejak pagi, para peserta tampil percaya diri dengan balutan kostum warna-warni, membawakan gerak tari yang menggambarkan kegagahan prajurit. Kompetisi ini dinilai ketat oleh tim juri independen dengan fokus pada aspek wiraga , wirama , dan wirasa .

Dandim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho menegaskan bahwa pembangunan desa dalam program TMMD tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pengembangan karakter dan seni budaya lokal.

“TMMD bukan sekadar membangun jalan atau sarana fisik, tetapi juga membangun jiwa, kedisiplinan, dan rasa cinta tanah air generasi muda. Lewat seni tari keprajuritan ini, kita menanamkan nilai patriotisme sejak dini agar warisan budaya tetap lestari,” ujar Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho di lokasi acara.

Kemeriahan perlombaan ini juga disertai dengan antusiasme ratusan warga, guru, dan orang tua murid yang memadati area panggung untuk memberikan dukungan moral.

Slamet (48), salah satu tokoh masyarakat sekaligus orang tua peserta, mengaku bangga melihat semangat anak-anak melestarikan tarian tradisional di tengah gempuran era digital.

Kami sangat mengapresiasi jajaran TNI dan panitia yang memfasilitasi bakat anak-anak. Anak-anak jadi punya wadah positif untuk melatih mental, kekompakan, dan kebanggaan atas budayanya sendiri,” tutur Slamet.

Melalui panggung ekspresi budaya ini, penyelenggara berharap regenerasi seniman muda di wilayah Kabupaten Semarang terus terjaga, sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga sekolah se-Kecamatan Tengaran. (yos)


Pos terkait