Semarang, DetikManado.com — Aksesibilitas wajah Desa Cukil kini memasuki babak baru. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), personel Satgas TNI bergandengan tangan dengan mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) mematangkan persiapan peresmian jalan beton cor yang menjadi penopang utama aktivitas warga setempat, Rabu (12/8/2026).
Kolaborasi lintas generasi ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mempererat jalinan komunikasi dan kepedulian sosial di pedesaan. Terlibat aktif sejak penataan lokasi hingga koordinasi lapangan, kebersamaan prajurit dan para pelajar menjadi motor penggerak utama dalam percepatan fasilitas publik tersebut.
Infrastruktur jalan beton cor ini dirancang untuk mempermudah konektivitas warga Desa Cukil. Akses jalan yang memadai diproyeksikan mampu memangkas waktu mobilitas mobilitas harian, memperlancar distribusi hasil bumi, serta mendongkrak denyut perekonomian dan aktivitas sosial masyarakat.
Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, menekankan pentingnya nilai kebersamaan yang terbangun sepanjang proses pembangunan jalan ini. Menurutnya, keterlibatan aktif mahasiswa memperkuat esensi kemanunggalan TNI dengan masyarakat.
“Jalan beton ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik semata, melainkan simbol nyata gotong royong dan sinergi lintas generasi. Kami berharap akses baru ini menjadi penopang utama peningkatan kesejahteraan dan akselerasi ekonomi warga Desa Cukil,” ujar Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho.
Melalui sinergi yang terjalin antara Satgas TMMD, akademisi, dan warga tempatan, jalan beton cor ini hadir sebagai modal sosial dan harapan baru bagi Desa Cukil untuk tumbuh menjadi wilayah yang lebih maju dan mandiri. (yos)















