Semarang, DetikManado.com — Impian Sunarji (56), warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, untuk memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman akhirnya mulai terwujud. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga, rumah Sunarji yang sebelumnya tergolong Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kini mulai direhabilitasi secara total.
Sejak Senin (27/7), suasana hangat dan penuh semangat gotong royong menyelimuti kediaman Sunarji di RT 05 RW 02. Sunarji bersama para prajurit Satgas TMMD dan tetangga sekitar bahu-membahu merangkai besi sloop pondasi—fondasi utama untuk memastikan bangunan berdiri kokoh dan tahan lama.
Kehadiran para prajurit di lapangan tak sekadar menyumbang tenaga, tetapi juga merawat kembali tradisi gotong royong warga desa yang kian berharga.
Sunarji tak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukurnya saat melihat proses pengerjaan rumahnya berjalan pesat. Bagi pria 56 tahun ini, bantuan rehabilitasi dari TNI adalah jawaban atas doa panjang keluarganya.
“Kami sekeluarga sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI, khususnya Satgas TMMD Kodim Salatiga. Tanpa bantuan Bapak-bapak TNI dan warga, mungkin impian kami punya rumah yang layak begini masih sangat jauh,” ujar Sunarji di sela-sela kesibukannya merangkai besi pondasi, Senin (27/7).
Ia berharap, hunian baru ini kelak menjadi tempat perlindungan yang aman, nyaman, serta membawa keberkahan dan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh anggota keluarganya.
Sementara itu, program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga ini dirancang tidak hanya untuk menyelesaikan sasaran fisik semata, tetapi juga sebagai wadah pengabdian nyata TNI dalam merawat kemanunggalan bersama rakyat. Sinergi di Desa Cukil menjadi bukti bahwa kolaborasi antara tentara dan masyarakat mampu mengakselerasi peningkatan kesejahteraan warga di pedesaan.(yos)















