Manado, DetikManado.com — Plt Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Prof Dr Ir Jamaludin Jompa, MSc menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan kepentingan mahasiswa di tengah masa transisi kepemimpinan.
Hal tersebut dibuktikannya melalui percepatan prosesi wisuda bagi 1.017 mahasiswa pada Kamis (20/8/2026).
“Terobosan percepatan ini dilakukan meski sempat terbentur kendala administratif di pangkalan data Pendidikan Tinggi atau PDDikti. Namun pihak rektorat bersepakat untuk mendahulukan hak lulusan agar tidak merugikan masa depan mereka,” ujarnya kepada sejumlah wartawan di kantor Pusat Unsrat, Kamis (20/8/2026).
Jamaludin Jompa mengatakan, awalnya hanya akan diwisuda sekitar 600 atau 700 orang, namun akhirnya bisa 1.017 wisudawan. Bagi pihak rektorat, kelancaran prosesi wisuda merupakan indikator utama bahwa tata kelola dan iklim akademik di lingkungan Unsrat tetap berjalan harmonis dan dinamis.
Menurutnya wisuda itu adalah simbol bahwa peredaran darah universitas nadinya masih lancar dan semua berjalan mulus.
“Kami bersepakat untuk tetap membantu alumni kita ini agar bisa dipercepat wisudanya, walaupun ada masalah administratif di PDDikti. Kami selesaikan administrasinya kemudian, yang terpenting mahasiswa tidak dirugikan,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Unsrat menggelar Wisuda Gelombang I Tahun Akademik 2026/2027 pada, Kamis (20/8/2026). Jumlah wisudawan kali ini sebanyak 1.017 orang yang berasal dari 11 fakultas dan program pasca-sarjana. (yos)
Diberitakan sebelumnya, Unsrat menggelar Wisuda Gelombang I Tahun Akademik 2026/2027 pada, Kamis (20/8/2026). Jumlah wisudawan kali ini sebanyak 1.017 orang yang berasal dari 11 fakultas dan program pasca-sarjana. (yos)















