Semarang, DetikManado.com – Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Iman Sukayat, warga Dusun Gompyong, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menunjukkan perkembangan pesat. Hingga Senin (3/8/2026), pengerjaan fisik perumahan tersebut telah menembus angka 70 persen dan siap memasuki babak akhir konstruksi.
Program intinya ini mengubah total kondisi rumah Iman yang sebelumnya rapuh menjadi bangunan yang kokoh dan aman. Capaian signifikan tersebut berkat gotong royong dan sinergi yang kuat antara personel TNI serta masyarakat setempat yang bekerja bahu-membahu di lapangan.
Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM menegaskan bahwa proyek ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat desa.
“Pencapaian progres 70 persen ini adalah bukti nyata kemunggalan TNI dengan rakyat. Kami memastikan setiap proses pembangunan menjaga standar mutu dan presisi tinggi agar bangunan ini aman, kokoh, serta bertahan lama untuk posisi keluarga Pak Iman,” ujar Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM.
Proses pengerjaan kini fokus pada tahap penyelesaian akhir ( finishing ). Seluruh pihak optimis hunian baru tersebut dapat segera diserahterimakan dan pengasuhan secara layak serta nyaman dalam waktu dekat. (yos)















