Weny Gaib Pimpin PKB Kotamobagu 2026-2031, Konsolidasi Organisasi Jadi Tantangan

Yusra Alhabsyi melantik Weny Gaib bersama jajaran pengurus DPC PKB Kota Kotamobagu periode 2026-2031

Kotamobagu, DetikManado.com – Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, resmi menakhodai Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Kotamobagu periode 2026-2031. Kepengurusan baru tersebut dilantik langsung Ketua DPW PKB Sulawesi Utara, Yusra Alhabsyi, di Ballroom Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Minggu (01/11/2026).

Pelantikan ini menjadi babak baru perjalanan politik PKB di Kota Kotamobagu. Di bawah kepemimpinan Weny Gaib, partai tersebut kini dihadapkan pada agenda besar memperkuat konsolidasi internal, membangun soliditas kader, serta memperluas jaringan organisasi hingga tingkat akar rumput.

Yusra Alhabsyi, yang juga menjabat Bupati Bolaang Mongondow, memimpin langsung prosesi pelantikan. Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur dan eksistensi PKB di wilayah Sulawesi Utara.

Bagi Weny Gaib, jabatan Ketua DPC PKB Kotamobagu bukan sekadar posisi struktural, melainkan tanggung jawab untuk menggerakkan mesin organisasi selama lima tahun ke depan.

Konsolidasi internal menjadi pekerjaan penting yang menanti kepengurusan baru. Penguatan koordinasi, kaderisasi, serta penataan struktur hingga tingkat kecamatan dan kelurahan menjadi langkah strategis untuk memastikan organisasi berjalan efektif.

Kepengurusan DPC PKB Kotamobagu periode 2026-2031 berjumlah 37 orang yang terbagi dalam dua unsur, yakni Dewan Syura dan Dewan Tanfidz.

Saidin Mokoginta dipercaya memimpin Dewan Syura, didampingi Widdy Mokoginta dan Sulastri Paputungan sebagai wakil ketua.

Sementara itu, Weny Gaib memimpin Dewan Tanfidz yang beranggotakan 28 orang. Ia didampingi Arman Mokoginta sebagai sekretaris dan Aisya Christine Bibisa sebagai bendahara.
Struktur Dewan Tanfidz juga diperkuat 11 wakil ketua, 11 wakil sekretaris, serta tiga wakil bendahara.

Komposisi kepengurusan tersebut turut memperlihatkan keterwakilan perempuan. Sebanyak 10 dari 28 pengurus Dewan Tanfidz merupakan perempuan atau sekitar 36 persen.
Terbentuknya kepengurusan baru ini merupakan kelanjutan dari proses penataan organisasi yang telah dimulai beberapa bulan sebelumnya.

Pada 18 Juni 2026, Weny Gaib telah memimpin rapat perdana bersama jajaran calon pengurus DPC PKB Kotamobagu. Pertemuan tersebut membahas penyempurnaan struktur organisasi, konsolidasi kader, hingga persiapan pelantikan.

Kini, setelah resmi dilantik, tantangan berikutnya adalah menerjemahkan susunan kepengurusan menjadi program kerja yang konkret dan terukur.
Penguatan struktur hingga tingkat kecamatan dan kelurahan menjadi salah satu agenda penting untuk memperluas jangkauan organisasi sekaligus menjaga komunikasi antara pengurus, kader, dan masyarakat.

Kepemimpinan Weny Gaib juga menjadi perhatian karena ia kini mengemban dua tanggung jawab berbeda, yakni sebagai Wali Kota Kotamobagu dan Ketua DPC PKB. Kedua posisi tersebut memiliki fungsi, tugas, dan kewenangan masing-masing yang harus dijalankan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dengan masa bakti hingga 2031, kepengurusan baru PKB Kotamobagu kini memasuki fase pembuktian. Konsolidasi, kaderisasi, dan penguatan struktur akan menjadi tolok ukur sejauh mana kepemimpinan Weny Gaib mampu membawa PKB semakin solid dan berakar di tengah masyarakat. (Dayat)


Pos terkait