Semarang, DetikManado.com– Prajurit TNI bersama masyarakat Dusun Gompyong, Desa Cukil, Kabupaten Semarang, bahu-membahu melangsungkan aksi gotong royong percepatan pengecoran jalan desa dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129, Minggu (9/8/2026).
Pemandangan penuh keakraban terlihat di lokasi pembangunan saat personel TNI dan warga tanpa sekat saling bantu mengangkat material, mengaduk adonan semen, hingga menyiapkan kebutuhan konstruksi jalan.
Komandan Kodim 0714/Salatiga sekaligus Dansatgas TMMD, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, menegaskan bahwa kebersamaan serta kemanunggalan yang terjalin antara TNI dan rakyat jauh lebih berharga daripada fisik pembangunan itu sendiri.
“Kekuatan terbesar TMMD bukan hanya pada gedung atau jalan yang dibangun, melainkan pada persaudaraan yang terjalin erat. Melihat warga dan prajurit saling bantu mengangkat beban, bekerja dengan hati damai dan rukun, kami merasa sangat bangga,” ujar Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho.
Ia berharap suasana damai serta budaya gotong royong ini terus terjaga demi kemajuan desa secara berkelanjutan.
Respons positif turut disampaikan oleh masyarakat setempat. Salah seorang warga Dusun Gompyong mengaku kehadiran prajurit TNI memberikan semangat baru dan mempererat tali persaudaraan antarwarga.
“Sangat menyenangkan bekerja bersama-sama, beban berat terasa ringan dan hati pun damai. Semoga kerja sama yang indah ini terus berlanjut, membuat dusun kita makin rukun, aman, dan makmur bersama,” tuturnya.
Melalui TMMD Reguler ke-129, pembangunan tidak hanya berfokus pada perbaikan sarana fisik dan aksesibilitas wilayah, tetapi juga menjadi momentum penting dalam memperkuat ikatan sosial serta semangat kepedulian di tengah masyarakat Desa Cukil. (yos)














