Tim PKM Unsrat Latih Siswa SMKN 1 Airmadidi Sistem Monitoring Air Laut Berbasis IoT

Kegiatan ini diikuti oleh 50 siswa kelas X Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMKN 1 Airmadidi yang antusias mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.

Airmadidi, DetikManado.com – Tim pelaksana Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Tahun 2026 melaksanakan kegiatan bertajuk Pelatihan Sistem Monitoring Pasang Surut Air Laut Berbasis Internet of Things (IoT) Menggunakan Sensor Ultrasonik pada Rabu16 September 2026 di SMKN 1 Airmadidi.

Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa di bidang teknologi Internet of Things (IoT), khususnya pada pengembangan sistem monitoring lingkungan berbasis sensor.

Bacaan Lainnya

Program PKM ini dipimpin oleh Andi Ikhtiar Bakti SSi MSi sebagai ketua pelaksana, dengan anggota tim Dr As’ari, SSi MSc dan Handy Indra Regain Mosey, SSi MSi. Kegiatan ini diikuti oleh 50 siswa kelas X Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMKN 1 Airmadidi yang antusias mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.

“Pelaksanaan kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sam Ratulangi dengan SMK Negeri 1 Airmadidi dalam mendukung peningkatan kompetensi siswa pada bidang teknologi digital dan Internet of Things,” papar  Andi Ikhtiar Bakti.

Dia mengatakan, kerja sama itu diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan perkembangan teknologi.

Program PKM ini dipimpin oleh Andi Ikhtiar Bakti SSi MSi sebagai ketua pelaksana, dengan anggota tim Dr As’ari, SSi MSc dan Handy Indra Regain Mosey, SSi MSi.

Kegiatan pelatihan dilatarbelakangi oleh pentingnya pemanfaatan teknologi IoT dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk pemantauan kondisi lingkungan dan wilayah pesisir.

“Sistem monitoring pasang surut air laut berbasis IoT menjadi salah satu solusi yang dapat digunakan untuk memperoleh data ketinggian permukaan air secara real-time, sehingga dapat membantu proses pemantauan dan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat,” papar dia.

Menangkap kebutuhan tersebut, Tim PKM Unsrat 2026 melaksanakan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan mengenai sistem monitoring pasang surut air laut berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor ultrasonik.

Menurutnya, melalui kegiatan itu para siswa diberikan pemahaman mengenai konsep dasar IoT, komponen sistem monitoring, prinsip kerja sensor ultrasonik, serta implementasinya dalam pengukuran ketinggian permukaan air laut.

Pada sesi pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai perkembangan teknologi IoT dan berbagai penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, siswa juga diperkenalkan dengan perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan dalam sistem monitoring pasang surut air laut, termasuk sensor ultrasonik, mikrokontroler, dan platform pemantauan data berbasis internet.

Tim PKM Unsrat Tahun 2026 melaksanakan kegiatan bertajuk Pelatihan Sistem Monitoring Pasang Surut Air Laut Berbasis IoT Menggunakan Sensor Ultrasonik pada Rabu (16/9/2026), di SMKN 1 Airmadidi.

Kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi alat dan praktik penggunaan sistem sehingga peserta dapat memahami proses pengambilan data, pengiriman data, hingga menampilkan hasil monitoring secara real-time.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi, tanya jawab, dan praktik langsung. Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama pelaksanaan kegiatan dan aktif menyampaikan berbagai pertanyaan terkait penerapan teknologi IoT dalam bidang teknik komputer dan jaringan.

“Melalui pelatihan ini diharapkan siswa memiliki wawasan dan keterampilan dasar dalam merancang serta mengembangkan sistem monitoring berbasis sensor yang dapat diterapkan pada berbagai kebutuhan industri maupun lingkungan,” tutur Andi Ikhtiar Bakti.

Rangkaian kegiatan diikuti oleh 50 siswa kelas X Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Airmadidi. Sebagai penutup kegiatan, Tim PKM Unsrat melakukan serah terima perangkat sistem monitoring pasang surut air laut berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor ultrasonik kepada pihak SMKN 1 Airmadidi.

Bantuan alat tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran dan praktikum siswa dalam mendukung pengembangan kompetensi di bidang teknologi Internet of Things. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat apresiasi positif dari pihak sekolah, serta diharapkan dapat menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan antara LPPM Universitas Sam Ratulangi dan SMKN 1 Airmadidi dalam pelaksanaan program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. (yos)


Pos terkait