Manado, DetikManado.com – Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi SE MTr menerima laporan korps kenaikan pangkat Perwira dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodaeral VIII dalam sebuah acara resmi yang digelar di Grha Yos Sudarso Makodaeral VIII pada, Kamis (1/10/2026).
Dalam laporan tersebut, sejumlah 13 perwira dan 1 PNS dinyatakan naik pangkat setingkat lebih tinggi sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, serta kinerja yang telah ditunjukkan dalam pelaksanaan tugas.
Salah satu perwira yang naik pangkat adalah Kadispen Kodaeral VIII, Kolonel Laut (P) Andreas Suko Riyanto SH. Kolonel Andreas merupakan sosok yang unik. Selain berdinas di TNI AL, sosok yang ramah ini ternyata juga seorang penggiat budaya.
Kolonel Andreas termasuk sosok yang sangat sabar, mengilhami “alon -alon waton kelakon”, falsafah Jawa yang berarti pelan-pelan yang penting bisa sampai tujuan.
Memegang adat istiadat dan falsafah Jawa/Nusantara itu sangat sesuai dengan keseharian, karena selain sebagai seorang perwira militer Andreas juga aktif di dunia budaya dan Tosan Aji.
“Saya sekian lama berkecimpung bersama komunitas-komunitas budaya. Tertarik dalam pelestarian budaya,” ujarnya.
Ketertarikan dan kepeduliannya pada isya itu diwujudnyatakan dengan mendirikan Yayasan Budaya di Kediri, Jawa Timur, dengan nama Yayasan Panjalu Jayati Kadhiri. Dia yayasan itu, dia menjabat sebagai pendiri dan pembina.
Andreas juga ikut mendirikan komunitas Wanita Bersanggul Indonesia (WBI) Cabang Kediri, aktif di dunia Tosan Aji Nusantara. Dia juga menjadi narasumber di berbagai kegiatan budaya dan siaran di radio dengan tema budaya.
“Saya juga aktif di salah satu perguruan pencak silat sebagai Ketua Komisariat di Juanda Sidoarjo, juga menjabat sebagai Ketua Cabang di Kabupaten Kediri, Jawa Timur,” papar Andreas.
Andreas mempunyai impian suatu saat setelah pensiun dari TNI, nanti akan pulang kampung untuk membangun tanah kelahirannya di Kediri lewat jalur budaya dan pariwisata.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada anggota Yayasan Panjalu Jayati Kadhiri atas doa dan dukungannya selama ini, untuk bisa terus mengejar karier,” tutur Andreas.
Kolonel Andreas juga menyampaikan ucapan syukur yang sebesar-besarnya kepada Tuhan atas limpahan berkat kenaikan pangkat menjadi Kolonel. “Terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Dinas/Pimpinan TNI AL atas kepercayaan anugrah pangkat Kolonel,” ujarnya.
Dia mengatakan, dengan pangkat Kolonel semoga bisa amanah dan bisa mengemban tugas semakin baik yang bermanfaat kepada TNI, TNI AL, bangsa/negara serta masyarakat luas. (yos)














