Manado, DetikManado.com – Dua hari babak penyisihan iven PKB GMIM Yarden Singkil Kampung Islam Mencari Bakat, berlangsung seru, Jumat-Sabtu (1-2/11/2019).
Tak kurang dari 45 peserta unjuk kebolehan memperlihat talenta mereka di depan tiga juri: Pdt Herlando Latuharhary, Pdt Awala dan Tonny Mandak (Tim Kesenian Sinode GMIM).
Beragam talenta mulai dari menyanyi solo, kuartet, band rohani, busana gereja, stand up comedy, bermain kibor, melukis, pantomim hingga masamper ditampilkan peserta.
Dan puncaknya, pada ibadah Minggu, 3 November 2019 pagi tadi, diumumkan 10 finalis yang berhak bertarung pada babak Grand Final, Sabtu 9 November 2019 nanti.
Mereka adalah talenta band rohani dari Kolom 1, melukis cepat Kolom 1, masamper Kolom 5, Kuartet Kolom 5, main keibor dan menyanyi Kolom 9.
Lalu Pantomin Kolom 16, menyanyi solo Kolom 17, main kibor Kolom 19, tarian rebana Kolom 6 dan dance rohani Kolom 13. “Dengan menimbang dari berbagai aspek seperti kesulitan, penampilan, keterlibatan kolom ketika peserta tampil, pembelian kupon, peniliaan juri, akhirnya merekalah 10 finalis yang akan tampil pada grand final Sabtu 9 November 2019,” ujar Ketua Tim Kerja, Glorio Katoppo didampingi Wakil Ketua Agust Hari dan Sekretaris, Ronny Ansa, Minggu (03/11/2019).
Ia berharap peserta yang tampil final menyiapkan diri lebih baik lagi. “Minggu malam akan ada temu teknis tim kerja dengan 10 finalis guna persiapan babak final nanti,” kata Glorio.
Ketua PKB GMIM Yarden Singkil Kampung Islam, Pnt AKBP Mentas Sianturi sangat bangga event selama dua hari ini terbilang sukses. “Antusias jemaat terlibat dalam kegiatan ini sangat luar biasa. Semoga babak final akan lebih banyak lagi jemaat yang hadir. Salut untuk tim kerja yang menggelar kegiatan ini,” kata Sianturi didampingi Wakil Ketua Jefry Kabenaran.
Ketua BPMJ, Pdt Herlando Latuharhary berpesan talenta yang telah disampaikan dalam lomba selama dua hari semoga semata-mata untuk kepujian nama Tuhan. “Ini gebrakan yang luar biasa dilakukan PKB. Diharapkan dari ajang ini akan muncul talenta-talenta yang akan memuliakan nama Tuhan, tak hanya sekedar berlomba baik di tingkat jemaat hingga sinodal,” tutur Pdt Herlando.(joe)















