Semarang, DetikManado.com – Di tengah hiruk-pikuk pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, semangat kemandirian ekonomi warga sekitar terus menyala.
Supriyono, salah satu warga setempat, memanfaatkan momentum ini dengan memperkuat usaha peternakan kambing mandiri sebagai langkah nyata menjamin ketahanan finansial keluarga.
Aktivitas pemeliharaan yang dilakoni Supriyono menjadi potret nyata bagaimana sektor peternakan rakyat skala rumah tangga mampu berfungsi sebagai bantalan perekonomian di kawasan perdesaan. Kedisiplinan dalam menjaga kebersihan kandang, keteraturan pola pakan, hingga pemantauan kesehatan fisik ternak secara berkala menjadi kunci utama dalam meminimalisir risiko penyakit.
Usaha ini tidak sekedar untuk memenuhi kebutuhan harian, melainkan diproyeksikan sebagai investasi bernilai tinggi yang siap dipanen saat krusial tiba.
“Ternak kambing ini saya niatkan untuk menabung jangka panjang keluarga. Harapannya, saat ada kebutuhan mendesak atau masa penjualan nanti, hasilnya bisa menopang finansial kami,” ujar Supriyono saat ditemui di sela-sela aktivitasnya merawat ternak, Rabu (5/8/2026).
Supriyono menambahkan, rasa lelah yang tercurah setiap hari dari pagi hingga sore terbayarkan saat melihat perkembangan fisik kawanan kambingnya yang kian sehat dan terawat. Optimisme ini juga memantik respon positif dari para tetangga sekitar yang mulai terinspirasi untuk mengoptimalkan potensi pekarangan dan ternak lokal milik mereka.
Geliat peternakan rakyat seperti yang dijalankan Supriyono terbukti memperkaya dinamika kegiatan ekonomi di wilayah Tengaran. Langkah sederhana yang dikelola secara konsisten ini menjadi pilar penting dalam mendorong roda perekonomian dari skala terkecil, sekaligus menjadi simbol kegigihan warga desa dalam meretas kesejahteraan yang lebih baik.(yos)















