Lintas Generasi Bahu-Membahu Bedah Rumah TMMD Semarang

Semarang, DetikManado.com – Semangat gotong royong tanpa memandang usia mewarnai program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga.

Mbah Haji Sarto (74), seorang warga lokal, tampak kompak bersama prajurit termuda Satgas TMMD, Prada Rio Anggara (20), menyusun genteng untuk pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Sri Wudyatun pada Rabu (5/8/2026).

Bacaan Lainnya

Meski terpaut usia hingga 54 tahun, keduanya bekerja cepat memindahkan dan menata material bangunan sambil bertukar cerita pengalaman hidup.

“Saya senang sekali bisa ikut bantu tentara. Mumpung masih ada tenaga, saya ingin ikut meramaikan dan memastikan rumah Bu Sri cepat selesai. Gotong royong seperti ini sudah jadi tradisi kami sejak dulu,” ujar Mbah Sarto di lokasi pembangunan.

Bagi prajurit muda seperti Prada Rio, momen bekerja berdampingan dengan sesepuh desa menjadi dorongan moral sekaligus pelajaran berharga selama menjalankan tugas pengabdian di lapangan.

“Dia sangat bersemangat, jadi yang muda tentu tidak boleh kalah. Sambil menata genteng, Mbah Sarto juga memberi banyak nasehat hidup tentang pentingnya menjaga kebersamaan dengan warga,” tutur Prada Rio Anggara.Pengerjaan rekonstruksi RTLH milik Ibu Sri Wudyatun terus dikebut oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat sekitar agar selesai tepat waktu. Kehadiran program TMMD ini tidak hanya fokus pada percepatan pembangunan fisik di pedesaan, namun juga ampuh mempererat ikatan sosial dan kemanunggalan antara TNI dengan rakyat. (yos)


Pos terkait