Semarang, DetikManado.com — Pengawasan ketat terus dilakukan demi memastikan program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tepat sasaran dan berkualitas presisi.
Perwira Seksi Penanggung Jawab sekaligus Pengawas Kegiatan RTLH, Kapten Inf Sofyan Amirudin, turun langsung mengawal memutar ulang rumah milik Misri di Dusun Banjari RT 024/RW 08, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin (27/7/2026).
Danramil 14/Ungaran tersebut secara konsisten memberikan arahan serta injeksi motivasi kepada jajaran prajurit yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga.
Langkah pengawasan melekat ini diambil agar seluruh proses pengerjaan konstruksi mematuhi standar kualitas, ketelitian tinggi, dan faktor keamanan bangunan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapten Inf Sofyan Amirudin menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan serta semangat kegotongroyongan antara personel Satgas TMMD dan masyarakat setempat. Ia ingin-ingin agar pengerjaan fisik tidak sekadar mengejar target waktu, tetapi wajib mengutamakan kualitas hasil akhir.
“Seluruh personel Satgas TMMD harus menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong. Pastikan setiap pekerjaan dilaksanakan dengan baik agar hasilnya berkualitas, selesai tepat waktu, dan sesuai target yang telah direncanakan,” tegas Kapten Inf Sofyan Amirudin di lokasi pembangunan.
Ia menambahkan bahwa keakuratan di setiap tahapan pembangunan menjadi kunci keberhasilan program ini. Dengan standar mutu yang terjaga, rumah yang dibangun nantinya dapat memberikan kenyamanan serta manfaat jangka panjang bagi Bapak Misri beserta keluarganya.
Program pembenahan hunian ini merupakan bagian terintegrasi dari kegiatan fisik TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang diusung oleh Kodim 0714/Salatiga. Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan serta perbaikan infrastruktur pedesaan ini secara resmi telah dibuka pada Rabu (15/7/2026) lalu di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. (yos)














