Surabaya, DetikManado.com – Pekan ke-28 BRI Super League akan mempertemukan dua tim asal Jawa Timur yakni Persebaya Surabaya vs Madura United. Derby berjuluk Suramadu ini akan tersaji di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada, Jumat (17/4/2026) malam.
Hingga pekan ke-27, Persebaya berada di posisi ketujuh klasemen sementara BRI Super League dengan mengumpulkan 42 poin, hasil dari 11 kali menang, 9 kali seri, dan 7 kali kalah. Sementara Madura United berada di peringkat 16 dengan 20 poin, hasil dari 4 kali memang, 8 kali seri, dan 14 kali kalah.
Derby Suramadu kembali hadir dan menjadi kesempatan bagi Persebaya untuk bangkit. Green Force membidik kemenangan di hadapan pendukungnya sendiri, setelah pekan sebelumnya dihajar Persija Jakarta dengan skor telak 0-3. Kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi serius bagi tim asuhan Bernardo Tavares agar tampil lebih tajam dan disiplin.
Secara statistik, Bajol Ijo memiliki catatan positif dalam pertemuan dengan Madura United. Dari 13 laga terakhir, Persebaya mengemas tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang. Namun, Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menegaskan bahwa catatan masa lalu tidak akan memberi pengaruh jika timnya tidak menunjukkan performa lebih baik di lapangan.
“Apa yang dilakukan kedua tim sebelumnya tidak akan membantu untuk pertandingan besok jika kami tidak bermain lebih baik dari laga terakhir,” ujar pelatih asal Portugal tersebut dalam konferensi pers sebagaimana dikutip dari laman resmi Persebaya Surabaya.
Bernardo Tavares menegaskan bahwa seluruh pemain telah diajak berbicara, baik secara individu maupun kolektif, untuk memastikan tim memiliki respons yang tepat setelah kekalahan sebelumnya.
“Kami sudah berbicara dengan para pemain. Jika mereka tidak menunjukkan di lapangan bahwa ingin mengubah hasil pertandingan terakhir, maka perubahan itu tidak akan terjadi,” tegas Tavares.
Sementara itu, Madura United datang dengan modal kepercayaan diri setelah meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil itu menjadi suntikan motivasi bagi Laskar Sape Kerrab jelang duel derby.
Menyadari hal tersebut, Persebaya melakukan evaluasi menyeluruh dalam sesi latihan. Kesalahan individu maupun kolektif menjadi perhatian utama agar tidak kembali terjadi dalam pertandingan nanti.
Persebaya juga berharap dukungan penuh dari suporter di stadion. Energi dari tribun diyakini mampu memberi tambahan semangat bagi para pemain di lapangan. (yos)













