Semarang, DetikManado.com – Pemandangan tak biasa terlihat di sepanjang jalur pembangunan jalan Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Ratusan warga bersama prajurit TNI tampak berjejer rapi membentuk garis panjang, saling mengoper ember berisi material adonan semen secara estafet demi mempercepat proses betonisasi jalan desa.
Aksi gotong royong yang sarat nilai kebersamaan ini menjadi simbol kemanunggalan yang kuat antara rakyat dan prajurit di lapangan. Meski harus menguras tenaga di bawah terik matahari, semangat warga dan jajaran tentara tidak surut sedikit pun untuk menghadirkan akses jalan yang lebih layak dan aman bagi aktivitas sehari-hari.
Salah satu warga setempat mengungkapkan rasa bangga dan antusiasmenya bisa terjun langsung bekerja sama dengan jajaran Kodim.
“Kami sangat bersyukur dan bersemangat. Lewat barisan ember ini, pekerjaan yang berat terasa jauh lebih ringan karena dilakukan bersama-sama. Gotong royong ini bukan sekadar membangun jalan, tetapi juga makin mempererat tali persaudaraan antarwarga dan TNI,” ujarnya di lokasi kegiatan, Jumat (24/7/2026).
Aksi kebersamaan dan estafet material tersebut merupakan bagian nyata dari pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reg ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang digelar oleh Kodim 0714/Salatiga. Program terpadu ini resmi dibuka di Desa Cukil Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang Jawa Tengah pada Rabu (15/7/2026) lalu. Upacara pembukaan kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM bersama Bupati Semarang H Ngesti Nugraha SH MH. Melalui program TMMD ini, diharapkan infrastruktur Jalan Desa Cukil semakin baik sehingga mampu mendorong kesejahteraan serta kemajuan ekonomi masyarakat setempat secara berkelanjutan. (yos)














