Lapas Bitung Gelar Razia Gabungan Bersama APH, Ini Targetnya

Selain razia, turut dilaksanakan tes urine terhadap WBP sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan Lapas Bitung.

Bitung, DetikManado.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bitung melaksanakan razia gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH) yang melibatkan unsur TNI, Polri, dan BNN sebagai upaya pencegahan berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan Lapas.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam rangka mendukung pelaksanaan 15 Program Aksi Kemenimipas, khususnya memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah tahanan (Rutan).

Bacaan Lainnya

Razia dilaksanakan di area blok hunian dan lingkungan Lapas dengan melakukan pemeriksaan terhadap kamar hunian serta barang-barang milik warga binaan. Pemeriksaan menyasar potensi peredaran dan penyalahgunaan narkotika, kepemilikan alat komunikasi secara ilegal, serta berbagai barang terlarang lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Selain razia, turut dilaksanakan tes urine terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP) sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan Lapas.

Kepala Lapas Kelas IIB Bitung, Heddry Yadi menyampaikan bahwa razia gabungan merupakan bentuk sinergi dan komitmen bersama antara Lapas dan APH dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif.

“Kegiatan ini merupakan langkah preventif sekaligus tindak lanjut arahan pimpinan dalam mendukung akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kami berkomitmen untuk terus mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang di dalam Lapas. Sinergi dengan TNI, Polri, dan BNN akan terus kami perkuat untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarHeddry Yadi.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Bitung menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan deteksi dini, pengawasan, dan pemeriksaan secara berkala sebagai bagian dari upaya mewujudkan Lapas yang aman, tertib, dan bebas dari peredaran narkotika serta barang-barang terlarang. (yos)


Pos terkait