Gemilang! Sitaro Masadada Park Tembus Panggung Investasi Internasional, Pemkab Sitaro Raih Juara III NSIC 2026

Plt Bupati Heronimus Makainas menerima pernghargaan atas proposal pengembangan Sitaro Masadada Park.

Ondong, DetikManado.com – Pesona alam dan potensi ekowisata Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) kembali menunjukkan daya tariknya. Kali ini, bukan sekadar keindahan bentang alam dan kekayaan bahari yang menjadi sorotan, melainkan peluang investasi hijau yang berpotensi membawa daerah kepulauan di Nusa Utara tersebut menuju panggung ekonomi yang lebih luas.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sitaro sukses meraih Juara III dalam ajang North Sulawesi Investment Challenge (NSIC) 2026 yang digelar di Ballroom Four Points by Sheraton Manado, Jumat (7/8/2026). Prestasi ini diraih melalui proposal pengembangan Sitaro Masadada Park, sebuah proyek yang mengusung perpaduan antara potensi pariwisata, pelestarian lingkungan, dan peluang pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Mengusung tema “Hilirisasi dan Investasi Hijau”, NSIC 2026 menjadi ajang strategis untuk mempertemukan potensi proyek unggulan daerah dengan peluang pendanaan dan investasi. Forum ini sekaligus membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk memperkenalkan gagasan pembangunan yang memiliki nilai ekonomi, daya saing, serta prospek pengembangan jangka panjang.

Di tengah persaingan tersebut, Sitaro tampil membawa potensi khas wilayah kepulauan vulkanik yang kaya akan keindahan alam dan keanekaragaman hayati bahari. Melalui Sitaro Masadada Park, Pemkab Sitaro menawarkan konsep pengembangan kawasan wisata yang diharapkan mampu mengoptimalkan kekayaan alam daerah tanpa mengabaikan prinsip kelestarian lingkungan.

Bagi Sitaro, proyek ini bukan sekadar rencana pembangunan kawasan wisata. Lebih dari itu, Sitaro Masadada Park diproyeksikan menjadi salah satu pintu masuk untuk memperkenalkan potensi daerah kepada calon investor, sekaligus memperkuat posisi sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

Ajang NSIC merupakan hasil kolaborasi strategis Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Melalui kegiatan ini, berbagai proyek potensial daerah dipertemukan dengan peluang investasi, baik dari dalam maupun luar negeri, guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Keberhasilan Sitaro meraih posisi ketiga menjadi semakin berarti karena kompetisi ini melibatkan berbagai proyek dan instansi di Sulawesi Utara. Juara I diraih oleh Kabupaten Kepulauan Sangihe, sedangkan Juara II diraih oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Capaian tersebut menempatkan Sitaro sebagai salah satu daerah yang dinilai memiliki potensi proyek investasi yang layak diperhitungkan.

Kegiatan bergengsi ini turut dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH. Plt. Bupati Kepulauan Sitaro, Heronimus Makainas, SE, MM, juga hadir mendampingi sekaligus memberikan dukungan terhadap upaya promosi potensi investasi daerah.

Menanggapi capaian tersebut, Heronimus Makainas menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras menyiapkan dan mempresentasikan proposal Sitaro Masadada Park.

“Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro untuk terus menggali potensi daerah, serta membuka peluang investasi yang tentu harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Heronimus.

Prestasi di NSIC 2026 diharapkan menjadi momentum penting untuk memperluas promosi Sitaro Masadada Park kepada calon investor. Pengakuan dalam ajang ini juga membuka peluang bagi proyek tersebut untuk memperoleh perhatian lebih luas dalam forum penjajakan investasi, baik di tingkat nasional maupun internasional, sesuai mekanisme promosi yang berlaku.

Di balik capaian tersebut, harapan besar tertuju pada dampak nyata yang dapat dihasilkan bagi masyarakat. Investasi yang masuk diharapkan mampu membuka lapangan kerja, mendorong tumbuhnya usaha lokal, memperkuat sektor pariwisata, serta meningkatkan perputaran ekonomi di wilayah kepulauan.

Namun, potensi besar itu perlu diiringi perencanaan yang matang, pembangunan infrastruktur pendukung, serta pengelolaan kawasan yang memperhatikan daya dukung lingkungan. Dengan demikian, pengembangan pariwisata tidak hanya menghadirkan keuntungan ekonomi, tetapi juga menjaga kekayaan alam yang menjadi identitas dan keunggulan Sitaro.

Bagi Kabupaten Kepulauan Sitaro, Juara III NSIC 2026 bukanlah garis akhir, melainkan langkah awal untuk membawa potensi daerah menuju peluang yang lebih besar. Sitaro Masadada Park kini menjadi salah satu harapan untuk mempertemukan keindahan alam, investasi hijau, dan kesejahteraan masyarakat dalam satu arah pembangunan.

Dari gugusan pulau di utara Sulawesi, Sitaro mengirimkan pesan bahwa kekayaan alam bukan hanya warisan yang harus dijaga, tetapi juga aset masa depan yang dapat dikembangkan secara bijaksana. Dengan dukungan investasi yang tepat dan komitmen terhadap kelestarian lingkungan, potensi Bumi Karangetang diharapkan semakin dikenal dan mampu memberikan manfaat nyata bagi generasi sekarang maupun mendatang.(jack)


Pos terkait