Harapan Warga Pelosok Semarang Terwujud, Rumah Impian Mulai Dibangun

Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi bagian dari agenda TMMD ini secara bertahap mewujudkan impian lama Mbah Tupar.

Tengaran, DetikManado.com — Senyum sumringah tak bisa disembunyikan dari wajah Mbah Tupar (68), warga RT 05 RW 02 Desa Cukil, Kecamatan Tengaran. Lelah akibat usia renta seolah menguap saat ia menyaksikan puluhan personel Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga bersama tetangganya bahu-membahu merenovasi rumah kayu yang selama ini lapuk dan tidak layak huni, Selasa (28/7/2026).

Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi bagian dari agenda TMMD ini secara bertahap mewujudkan impian lama Mbah Tupar untuk memiliki tempat bernaung yang aman.

Bacaan Lainnya

Meski fisik tak lagi bertanya-tanya dulu, Mbah Tupar memilih untuk tetap hadir di lokasi pengerjaan, menyaksikan dari dekat proses pembangunan gubuknya menjadi perumahan yang kokoh.

Kebersamaan antara aparat TNI dan warga setempat mengalir hangat sepanjang hari. Gelak tawa dan semangat gotong royong memecah suasana desa, membuktikan bahwa kepedulian sosial di Desa Cukil masih mengakar kuat.

Mbah Tupar mengaku sangat tersentuh melihat kepedulian para prajurit dan warga yang bersatu padu membangun rumahnya tanpa kenal lelah.

“Saya tidak menyangka di usia tua ini bisa punya rumah yang bagas (sehat) dan aman. Matur nuwun sanget kagem Bapak-Bapak TNI lan warga ingkang sampun bantu. Seneng rasane, mboten was-was teras nek wonten hujan utawi angin,” ujar Mbah Tupar dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu, Komandan Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho menegaskan bahwa pengerjaan RTLH ini ditargetkan selesai tepat waktu agar bisa segera ditempati. Menurutnya, program ini bukan sekadar membangun fisik bangunan, melainkan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Melihat semangat Mbah Tupar yang terus hadir mengawasi pembangunan ini justru menjadi pemicu semangat bagi anggota Satgas di lapangan. Kami memastikan proses pembangunan berjalan maksimal agar Mbah Tupar bisa segera memenuhi rumah yang layak, hangat, dan aman,” ungkapnya.

Pembangunan RTLH milik Mbah Tupar ditargetkan rampung dalam beberapa hari ke depan. Kehadiran program TMMD ini tidak hanya menghadirkan dinding dan atap baru bagi Mbah Tupar, tetapi juga menghidupkan kembali roh gotong royong yang menjadi identitas masyarakat Indonesia. (yos)


Pos terkait