Tengaran, DetikManado.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, resmi berakhir pada Kamis (13/8/2026). Momen perpisahan antara prajurit TNI dan masyarakat setempat berlangsung penuh rasa haru dan kekeluargaan.
Sejak pagi hari, para prajurit menyusuri pemukiman warga untuk berpamitan secara langsung. Suasana hangat terpancar saat prajurit dan warga saling berjabat tangan, menangkupkan tangan di dada, serta membungkukkan badan sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih atas kebersamaan yang terjalin selama pembangunan desa.
Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi serta sambutan hangat masyarakat Desa Cukil selama pelaksanaan TMMD.
“Purna tugas ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari ikatan silaturahmi yang makin kuat. Kami sangat tersentuh dengan kehangatan warga. Kemanunggalan TNI dan rakyat adalah fondasi utama kami, dan pengerjaan fasilitas fisik maupun non-fisik di Desa Cukil ini berhasil berkat gotong royong bersama,” tegas Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho.
Respons positif juga datang dari masyarakat setempat. Salah satu tokoh masyarakat Desa Cukil mengungkapkan rasa kehilangan sekaligus terima kasih atas dedikasi para prajurit selama bertugas di desa mereka. Sikap ramah dan kesopanan para anggota TNI membuat purna tugas ini terasa emosional bagi warga.
Melalui penutupan program TMMD Reguler ke-129 ini, hubungan kekeluargaan dan kemanunggalan yang telah terbangun antara Kodim 0714/Salatiga dan warga Desa Cukil diharapkan dapat terus terjaga secara berkelanjutan. (yos).















