Kotamobagu, DetikManado.com – Keluhan warga terkait persoalan genangan air di kawasan Jalan Kartini, Kota Kotamobagu, mulai ditindaklanjuti Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui pembangunan dan perbaikan sistem drainase.
Proyek yang menelan anggaran Rp491.190.797,83 tersebut kini mulai dikerjakan di sepanjang Daerah Milik Jalan (Damija) Jalan Kartini. Anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Kota Kotamobagu Tahun Anggaran 2026.
Penanganan drainase ini merupakan tindak lanjut dari peninjauan langsung Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pada tahun sebelumnya.
Saat turun ke lapangan, Wali Kota melihat langsung kondisi saluran air sekaligus mendengarkan keluhan masyarakat terkait genangan yang kerap terjadi ketika curah hujan tinggi.
Hasil peninjauan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui perencanaan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kotamobagu hingga masuk tahap pengerjaan fisik.
Kepala Dinas PUPR Kota Kotamobagu Claudy Mokodongan mengatakan, pekerjaan drainase tersebut saat ini sedang berjalan.
“Dana pekerjaan ini bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Kota Kotamobagu Tahun Anggaran 2026. Proyek ini merupakan tindak lanjut dari keluhan masyarakat yang direspons langsung oleh Pak Wali Kota saat turun ke lapangan tahun lalu,” ujar Claudy, Senin (14/09/2026).
Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Arta Prima dengan nilai kontrak sebesar Rp491.190.797,83.
Berdasarkan kontrak kerja Nomor 05/KONTRAK/PUPR-KK/PPK/CK/D-KARTINI/VII/2026 tertanggal 31 Juli 2026, proyek tersebut memiliki waktu pelaksanaan selama 150 hari kalender.
Claudy juga meminta kontraktor menjalankan pekerjaan secara profesional dan memenuhi seluruh ketentuan yang telah disepakati dalam kontrak.
“Semua sudah tertera jelas dalam kontrak kerja. Pihak pelaksana wajib bekerja tepat waktu dan tepat mutu. Seperti biasa, pada akhir tahun anggaran akan dilakukan pemeriksaan ketat, baik dari sisi administrasi keuangan maupun kondisi fisik di lapangan,” ujarnya.
Dengan dimulainya pekerjaan tersebut, Pemkot Kotamobagu berharap persoalan genangan di kawasan Jalan Kartini dapat diminimalisasi serta fungsi drainase dapat berjalan lebih optimal. (Dayat)














